PB Kami Kembali Kawal Kasus Uud Pansi

Ketua Umum Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) Sultoni berfoto bersama keluarga Uud Pansi

Uud Pansi yang merupakan anak veteran sudah divonis bebas

JAKARTA, INDONEWS,– Ketua Umum Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) Sultoni, menyayangkan adanya permohonan kasasi pada anak veteran asal Pesawaran, Lampung, Uud Pansi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Menurutnya, permohonan kasasi itu terkesan bahwa JPU memaksakan diri dan tidak terima dengan keadilan yang ditegakkan oleh Pengadilan Negeri Gedong Tataan Pesawaran.

“Kita sangat menyayangkan sikap JPU, padahal keluarga Uud Pansi sendiri telah legawa dan tidak ingin menuntut balik atas kejadian ini, demi menjaga tali silahturahmi persaudaraan,” papar Sultoni, di ruang kerjanya, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Dikatakan, jaksa juga tahu dari awal, jika bukti berupa batang pohon, pengakuan saksi dan surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) itu tidak kuat untuk menuntut Uud Pansi melakukan perusakan di lahan milik pelapor.

“Tapi kok ya pada nekad. Maka atas kasasi ini, saya ketua umum PB KAMI yang memang mengawal permasalahan ini sedari awal meminta pada kawan-kawan di Lampung untuk kemudian kembali mengawal Uud Pansi jika kemudian menginginkan pengaduan bagi jaksa dan ataupun penyidik kepolisian yang menangani kasus ini,” tegas Sultoni.

Sultoni juga meminta pada keluarga Uud Pansi agar bersabar dalam menjalani ujian hidup yang bagi keluarga veteran itu terasa berat.

“Mohon kiranya bersabar. Uang tidak selamanya menang, sering-sering berbagi pada anak yatim piatu, minta doa dari mereka supaya berkah,” saran Sultoni.

Sultoni juga berjanji akan terus mengawal masalah ini hingga tuntas, sebab memang Sultoni sendiri berkeyakinan jika Uud Pansi tidak bersalah jika saja melihat dari bukti-bukti yang diajukan sangatlah lemah.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus perusakan yang didugakan oleh anak veteran asal Pesawaran, Uud Pansi Bin Mhd Sanusi mengajukan kasasi setelah kemudian Uud Pansi sendiri diputuskan bebas oleh Pengadilan Negeri Kelas II Gedong Tataan, Pesawaran, Rabu (20/11/2019) lalu.

Sebelumnya, Uud Pansi dinyatakan bebas oleh Pengadilan Negeri Gedong Tataan pada Rabu (20/11) silam. Dalam surat petikan putusan bernomor 76/Pid.B/2019/PN Gdt disebutkan jika Uud Pansi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan tunggal penuntut umum. (Red)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook