Penerima PKH Harus yang Sangat Membutuhkan

Kaur Kesra Desa Sukaharja, Agus, saat ditemui Indonews, Kamis (5/12/2019).

BOGOR, INDONEWS,– Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi di negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis.

Sementara di Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pembagian PKH sesuai dengan data yang ada di desa, yakni penerima bantuan pangan non tunai sebanyak 213 dan penerima PKH sebanyak 197 jiwa.

“Setiap tahun terkadang kehidupan masyarakat berubah, yang tadinya tidak mampu jadi mampu. Nah kita harus memahami hal ini sehingga bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran. Termasuk PKH, penerimanya harus yang sangat membutuhkan,” jelas Kepala Desa Sukaharja, Mahmud atau biasa disapa Karyo melalui Kaur Kesra Desa Sukaharja, Agus, saat ditemui Indonews, Kamis (5/12/2019).

Dikatakan, peran media sebagai control sosial juga amat penting dalam mengawal dan menginformasikan segala bantuan dari pemerintah.

“Kami pun meminta awak media untuk mengawal agar kegiatan di desa bisa terkontrol. Informasi dari media sangat penting bagi kami, untuk kemajuan desa dan upaya kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Rhm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook