Evalusi Program KKBPK Tahun 2019

CIMAREME,INDONEWS- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisma, S.IP., menghadiri acara Evaluasi Program KKBPK Tahun 2019 di Aula HBS Cimareme yang didampingi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jawa Barat, Kepala DP3AKB Prov. Jawa Barat, Ketua DPRD Kab. Bandung Barat, dan Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Sebagaimana kita ketahui, jumlah penduduk Kab. Bandung Barat pada tahun 2019 ini berjumlah 1,7 juta jiwa. Jumlah penduduk yang besar ini seharusnya bisa menjadi potensi dalam meningkatkan pembangunan jika dikelola dengan baik. Ada 4 isu strategis yang dapat diarahkan menjadi kebijakan pembangunan kependudukan dengan berbagai asumsinya kedepan seperti;

Pengendalian kuantitas penduduk,
Pembangunan kualitas penduduk,
Pengarahan mobilitas penduduk, dan
Pengembangan sistem informasi serta administari kependudukan.
Untuk mengatasi kondisi objektif permasalahan kependudukan di atas, ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan;

Berkaitan dengan perencanaan pengendalian kuantita penduduk.
Pembangunan kualitas penduduk dalam hal pembangunan kualitas penduduk KB,
Berlaitan pengarahan mobilitas penduduk, dimana diupayakan agar mobilitas penduduk tidak menciptakan permasalahan sosial baru,
Pengembangan sistem informasi serta administrasi kependudukan.
Mengingat pentingnya program kependudukan dan keluarga berencana, dan sesuai dengan amanat UU No. 52 Tahun 2019 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga , dipandang perlu untuk melaksanakan program Kependudukan, Keluarga (KKBPK). Oleh karena melalui Evaluasi Program KKBPK bagi Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Tahun 2019, dengan sub tema ” Melalui Evaluasi Program KKBPK Kita Perkuat Komitmen dan Kinerja PPKBD Guna Tercapainya Target dan Sasaran Program KKBPK”. Diharapkan kegiatan ini dapat mempertegas tugas pokok dan fungsi serta komitmen PPKBD sebagai salah satu pionir tercapainya target dan sasaran program KKBPK di Kab. Bandung Barat ini.

” Maka dari itu, saya berharap dengan adanya kegiatan ini kedepanya peran keluarga dalam pembangunan daerah dapat ditingkatkan sehingga kualitas SDM yang kita miliki dapat semakin meningkat, kesejahteraan dapat dicapai dan tentunya dapat mewujudkan visi Bandung Barat AKUR yang telah kita canangkan sehingga Bandung Barat dapat bersaing sebagai kabupaten maju di kancah regional maupun global’. Ujarnya.(s.Dedi)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook