Rakernas I, PDI Perjuangan Bahas Tiga Isu Utama

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, HR. Bayu Syahjohan saat berada di arena rakernas PDi Perjuangan di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

JAKARTA, INDONEWS,– PDI Perjuangan akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan hari ulang tahun partai ke-47 pada Jumat hingga Minggu (10-12 Januari 2020) mendatang di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, pada 10-12 Januari 2020.

Rencananya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga menteri kabinet Indonesia Maju dijadwalkan hadir pada acara akbar tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, HR. Bayu Syahjohan saat berada di arena rakernas mengatakan, salah satu yang akan dibahas dalam rakernas ialah menggelorakan semangat berdikari-Pancasila.

“Semua sama-sama punya semangat mewujudkan Indonesia berdikari. Sebab, semangat berdikari menjadi dasar penyusunan haluan negara. Haluan negara adalah jalan kebudayaan, jalan kemakmuran yang berdiri kokoh di atas sumber daya nasional bangsa,” jelas Bayu.

Dikatakan, PDI Perjuangan memberi contoh sederhana soal melimpahnya sumber daya nasional. Indonesia merupakan produsen terbesar sarang burung walet, 2.500 ton per tahun dengan nilai produksi lebih dari US$ 3 miliar. Ini sumber protein dan sekaligus sangat baik untuk kesehatan. Pasar internasional, khususnya Jepang dan Tiongkok sangat besar.

“Demikian pula umbi Porang, nilai ekspornya sudah mencapai triliunan rupiah. Umbi Porang pemanfaatannya menurutnya luar biasa untuk obat-obatan, karena kandungan glukomanan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh,” jelas Bayu.

Menurut Bayu, Rakernas I PDIP akan jadi rakernas terbesar yang juga akan diwarnai penampilan gelar kebudayaan untuk memperlihatkan lagi kebesaran bangsa.

“Gelar kebudayaan juga akan ditampilkan guna menunjukkan kepribadian bangsa yang berakar kuat sejak ribuan tahun yang lalu. Indonesia begitu berwarna, dan kaya dengan nilai spiritualitas yang hidup dalam kebudayaan bangsa. Karena itulah PDI Perjuangan juga akan menghadirkan kaum muda Indonesia dalam peringatan HUT 47 dan Rakernas I Partai dengan pesan kebudayaan yang begitu kental,” ucapnya.

Bahas Tiga Isu Utama

Lebih jauh Bayu mengungkapkan, berdasarkan apa yang telah disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, rakerna bakal membahas tiga isu utama, yaitu soal ilmu pengetahuan, industri rempah, dan lingkungan hidup.

“PDI Perjuangan menginginkan industri berbasis riset dan inovasi masuk dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Hal itu penting untuk membangun kesejahteraan negara secara komprehensif tanpa menghilangkan identitas bangsa,” jelas Bayu.

Selain ilmu pengetahuan, tambah Bayu, PDI Perjuangan menginginkan kejayaan rempah-rempah pada masa lalu bangkit kembali. Oleh karena itu, dalam Rakernas I PDIP akan ditampilkan pameran rempah nusantara, sumber pangan dan bumbu-bumbuan yang luar biasa.

“Kami meyakini kekayaan minyak aromaterapi, pameran teknologi terapan, obat-obatan herbal, dan berbagai bentuk ekonomi gotong royong akan membuka mata masyarakat akan pentingnya rempah-rempah nusantara,” ujar dia.

Lebih jaug dikatakan, pameran tersebut bersifat terbuka bagi umum, khususnya kaum muda Indonesia, dimulai pada hari Jumat, dari pukul 19.00 hingga Minggu pukul 18:00 WIB.

“Pameran ini juga akan dihadiri ratusan pelajar SMK/SMK. Dari Kabupaten Bogor ada 200 pelajar yang akan menghadiri pameran,” sebutnya.

BACA JUGA: Tingkatkan Wawasan Nusantara, Pelajar Diajak Hadiri Rakernas PDI Perjuangan

Disinggung soal lingkungan hidup, Bayu mengatakan, hal itu penting untuk menyikapi berbagai kerusakan lingkungan yang menyebabkan banjir, tanah longsor, dan membanjirnya sampah tanpa proses pengolahan yang memadai, serta hilangnya sumber mata air.

“PDI Perjuangan menaruh perhatian yang begitu besar guna mengimplementasikan kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memastikan pencegahan berbagai persoalan lingkungan tersebut. Kami akan mengundang BMKG, BNPB, BNPP, dan para ahli lingkungan serta pihak terkait sehingga PDI Perjuangan hadir sebagai pelopor pencegahan banjir di seluruh wilayah Indonesia,” tandasnya. (Red)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook