Satu Keluarga Meninggal Tertimpa Longsor di Bogor

Satu keluarga meninggal dunia setelah rumahnya tertimpa longsor. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

KAB.BOGOR,INDONEWS — Empat korban meninggal dunia tertimpa material longsor di Kampung Cibolang, Desa Banjar Wangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (20/20/2020) pagi.

Keempatnya merupakan satu keluarga terdiri ibu, bapak dan dua anak yakni Basri Abdul Latif (45), Ela Latifah (35), Esa Baskila (6), dan Evan Baskila (5).

Ketua RT 01/01, Ayatullah mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Kamis sekitar pukul 03.00 WIB saat hujan mengguyur kawasan Bogor.

“Tetangga rumah korban sempat mendengar suara gemuruh dan diikuti suara jeritan sekali,” kata Ayat.

Namun pada saat itu, warga tidak menyadari jika suara gemuruh itu berasal dari dinding kamar yang ambruk tertimpa tembok rumah tetangganya.

Kejadian itu baru diketahui warga setelah Dedi Darmawan (40), adik Basri Abdul Latif meminta tolong sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, Dedi melihat dari celah pintu kamar satu keluarga tertimbun material longsor.

Setelah mendengar teriakan minta tolong, warga lainnya langsung mengevakuasi korban dalam posisi berjejer di tempat tidur. Saat ditemukan, kondisi pasangan suami istri dan kedua anaknya itu sudah tidak bernyawa.

“Ketahuannya pas Kang Dedi melihat jam 6 lampu rumah Kang Basri kok masih nyala. Biasanya jam segitu, istrinya sudah siap-siap pergi kerja. Pintu diketok-ketok juga enggak bangun-bangun,” terangnya.

Ditemukan Tertimbun Material

Karena curiga, Dedi akhirnya mendobrak pintu depan rumah kemudian masuk dan mengintip dari celah pintu kamar. Dedi sangat syok begitu melihat kondisi saudaranya dalam kondisi tertimbun material.

“Waktu pintu kamar dibuka dia melihat keempatnya tertimbun. Cuma kaki Kang Basri yang keliatan, lainnya tertutup longsor,” terangnya.

Setelah berhasil dievakuasi, warga membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi. Sekitar pukul 11.30 WIB, lima jenazah korban tiba di rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan di pemakaman yang tak jauh dari rumahnya.

Sementara situasi di rumah korban ramai didatangi kerabat, tetangga dan aparat kepolisian. Rumah korban pun dipasang garis polisi.(red)

sumber:liputan6

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook