Jalan Berlumpur, Camat Klapanunggal Bentuk Panitia Pembangunan Jalan Lingkar Klapanunggal

BOGOR, INDONEWS,– Jalan di depan Kantor Kecamatan Klapanunggal penuh lumpur tebal ketika musim hujan turun. Masyarakat pun mengeluhkannya karena sulit dilewati.

Dari pantauan wartawan Indonews di lapangan, terlihat jalan depan kantor Kecamatan Klapanunggal becek dan berlumpur, sehingga sulit dilalui warga yang berjalan Kaki.

Salah satu ibu-ibu, warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengeluh ketika hendak ke bagian pelayanan kantor kecamatan. Terlihat kakinya kotor karena menginjak lumpur di depan gerbang kantor kecamatan.

“Aduh, kaki saya dan anak saya jadi kotor, soalnya depan gerbang penuh lumpur. Apalagi musim hujan begini, kok gak diaspal atau dior sih?” cetusnya.

Mendapati informasi masyarakat ini, wartawan Indonews pun mencoba konfirmasi ke Sekcam Klapanunggal, Rabu (26/02/2020). Namun menurut security kantor kecamatan bahwa sekcam sedang tidak berada ditempat, begitupun Camat.

” Maaf, pak sekcam tidak berada di kantor. Pak camat juga. Untuk informasi lebih jelasnya, silahkan tanya pak ke dalam,” jawabnya.

Sesuai informasi yang didapatkan wartawan Indonews, bahwa Camat Klapanunggal, H.Ahmad Kosasih sedang bimtek terkait mekanisme dan teknis pencairan dana desa (DD).

Akhirnya wartawan Indonews mencoba konfirmasi Camat Klapanunggal lewat WhatsApp (WA). Camat Klapanunggal, H.Ahmad Kosasih mengatakan sudah melakukan musyawarah dan membentuk panitia pembangunan jalan rusak tersebut.

“Kita sudah musyawarah dan sudah membentuk panitia pembangunan jalan lingkar Klapanunggal. Karena itu statusnya jalan lingkungan desa,” jelasnya melalui percakapan WA.

“Langkah selanjutnya, panitia akan mengundang para pengusaha atau perusahaan sekitar untuk berpartisipasi dalam perbaikan jalan tersebut demi kepentingan masyarakat,” jelasnya lagi.

Selama ini, khususnya saat musim hujan, masyarakat mengeluhkan jalan ke kantor Kecamatan Klapanunggal, karena berlumpur saat musim hujan. Jika jalan kaki akan sulit dilewati karena lumpurnya agak tebal sehinggal kaki bisa berlumpur jika melewatinya. Dan jika musim kemarau, jalannya berdebu, konon sesuai informasi bahwa jalan tersebut adalah jalan desa. (Mrln)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook