PDI Perjuangan Sikapi Covid-19, Ini Tips Pencegahannya

BOGOR, INDONEWS,– Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, HR. Bayu Syahjohan turut menanggapi wabah Covid-19 (Virus Corona) yang juga menyerang Indonesia. Bayu meminta warga tidak panik, namun juga ikut siaga.

“Warga Kabupaten Bogor saya harap tidak panik atas adanya wabah Corona ini. Namun, warga harus bias melindungi diri sendiri dan keluarganya dengan cara membiasakan hidup sehat. Lihat lingkungan sendiri dan pastikan semua dalam kondisi bersih, sehat,” ungkap Bayu saat ditemui di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Selasa (17/3/2020), pagi.

Kendati demikian, ia juga menyayangkan kurang responsifnya Pemerintah Kabupaten Bogor yang telat meliburkan sekolah pasca Gubernur Jawa Barat mengeluarkan kebijakan agar sekolah libur hingga akhir bulan Maret.

“Jadi konsepnya bukan libur sebenarnya, tapi belajar di rumah. Gubernur kemarin memberlakuan kebijakan belajar di rumah tersebut selama dua pekan ke depan mulai dari 16-30 Maret 2020 mendatang. Tetapi kebijakan ini, hingga Senin kemarin belum direspon Pemkab Bogor. Itu yang sempat kami sayangkan,” ujarnya.

Bayu menerangkan, kabar terakhir, Sabtu (14/3/2020), pemerintah Indonesia mengonfirmasi 96 pasien positif Covid-19. Kebanyakan orang yang terinfeksi Covid-19 disertai dnegan gejala penyakit ringan dan sembuh. Namun, virus ini juga bisa lebih parah pada sebagian orang lain. Pencegahan virus corona bisa dimulai dari diri sendiri. Salah satu yang bisa dilakukan adalah mengetahui informasi terbaru tentang pandemi Covid-19 yang tersedia di situs WHO dan melalui otoritas kesehatan publik.

Panduan WHO Berikut adalah saran WHO untuk kita semua agar dapat menghindari diri dari infeksi virus SARS-CoV-2. Jaga kesehatan Anda dan lindungi orang lain dengan melakukan beberapa hal ini:

  1. Cuci tangan sesering mungkin Cuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun dan air atau cairan berbasis alkohol. Kenapa? Mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan cairan berbasis alkohol dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan.
  2. Jaga jarak Jaga jarak setidaknya 1 meter antara Anda dengan siapa saja yang batuk atau bersin. Kenapa? Ketika seseorang bersin atau batuk, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil yang mungkin mengandung virus dari hidung atau mulut. Jika Anda terlalu dekat dengan orang yang bersin atau batuk, Anda bisa menghirup tetesan cairan itu, termasuk virus penyebab Covid-19.
  3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Tangan menyentuk banyak permukaan, dan di sana kemungkinan juga ada virus. Jika terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Dari sana, virus masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit.
  4. Lakukan kebersihan pernapasan Kebersihan pernapasan berarti menutupi mulut dan hidung dengan siku tertekuk atau tisu saat Anda batuk atau bersin. Jika menggunakan tisu, segera buang tisu bekas itu. Hal ini harus dilakukan karena tetesan cairan yang keluar dari mulut dan hidung saat batuk atau bersin dapat menyebarkan virus ke orang lain. Dengan mengikuti kebersihan pernafasan yang baik Anda melindungi orang-orang di sekitar ari virus seperti flu dan COVID-19.
  5. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, cari perawatan medis sejak dini Jika Anda merasa tidak sehat, tetaplah di rumah. Jika Anda mengalami demam, batuk, atau sulit bernapas, segera cari bantuan medis. Jangan lupa ikuti arahan otoritas kesehatan setempat. Untuk diketahui, otoritas nasional dan lokal selalu memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.
  6. Update informasi dan ikuti saran tenaga medis Selalu update informasi terkini terkait perkembangan Covid-19. Selain itu, ikuti saran yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan, Kemenkes, dan kesehatan lokal untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Panduan bagi yang bertemu pasien dalam waktu 14 hari Panduan perlindungan untuk orang yang bertemu pasien atau mengunjungi area di mana Covid-19 menyebar dalam waktu 14 hari:
  7. Ikuti panduan yang diuraikan di atas Tetap di rumah jika Anda mulai merasa tidak sehat, bahkan dengan gejala ringan seperti sakit kepala dan hidung meler, sampai Anda pulih. Menghindari kontak dengan orang lain dan kunjungan ke fasilitas medis akan memungkinkan fasilitas ini untuk beroperasi secara lebih efektif dan membantu melindungi Anda dan orang lain dari kemungkinan COVID-19 dan virus lainnya.
  8. Segera lapor tenaga medis terdekat Jika Anda mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera dapatkan saran medis karena ini mungkin disebabkan oleh infeksi pernapasan atau kondisi serius lainnya. Hubungi sebelumnya dan beri tahu penyedia Anda tentang perjalanan atau kontak terbaru dengan pelancong. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus lainnya. (Red)
Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook