Sekda Kota Sukabumi: Pengelolaan Anggaran COVID-19 Harus Transparansi

Ilustrasi

SUKABUMI, INDONEWS — Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M., sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 menegaskan bahwa dalam  pengelolaan anggaran penanggulangan covid-19 harus diterapkan seaca transparansi serta mekanisme pengelolaan anggaran sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Rabu kemarin di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi.

Menurut Sekretaris Daerah, proyeksi kebutuhan anggaran penanggulangan Covid-19 di Kota Sukabumi adalah sebesar Rp56 miliar. Hingga saat ini, baru tersedia anggaran sekitar Rp22,3 Miliar rupiah yang bersumber dari refocussing anggaran belanja perjalanan dinas dan sosialisasi triwulan 2 pada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Dari anggaran sebesar Rp22,3 miliar tersebut dialokasikan untuk 3 sektor yang menjadi prioritas, yakni kesehatan sekitar Rp10,2 miliar, kemudian untuk jaring pengaman sosial dialokasikan sekitar Rp10,1 miliar. Lalu untuk pemulihan ekonomi dialokasikan dana sebesar Rp1,3 miliar, serta sisanya digunakan untuk operasional gugus tugas,” jelasnya.

Sedangkan untuk realisasi anggaran, kata dia, sejauh ini adalah sekitar 5,88 miliar rupiah. Realisasi anggaran tersebut diantaranya untuk sektor kesehatan dengan nilai realisasi lebih dari 2,8 miliar rupiah yang digunakan diantaranya untuk melakukan test massal, pelacakan kasus covid-19, serta belanja disinfektan.

“Sementara itu untuk Jaring Pengaman Sosial, telah direalisasikan sekitar 2,6 miliar rupiah. Jaring Pengaman Sosial tersebut akan diberikan kepada 10 ribu KK yang berhak selama 4 bulan ke depan,” pungkasnya. (Frm)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook