Melalui Lomba, PDI Perjuangan Ajak Masyarakat Jaga Pancasila

BANDUNG, INDONEWS – Dewan Piminan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat dalam peringatan Hari Lahir Pancasila meminta kepada kader dan pengurus partai di kabupaten/kota di Jawa Barat untuk menjaga Pancasila sebagai ‘Philosophische Grondslag’ atau filosofi dasar yang merupakan dasar negara yang berasal dari penggalian nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang sudah sekian lama tumbuh, hidup dan berkembang.

Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, pada tahun ini diperingati di tengah situasi pandemi COVID-19. “Pancasila sebagai ideologi negara dan bangsa Indonesia sudah final. Mari kita jaga dan rawat Pancasila,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono, Kamis (4/6/2020).

Untuk mengisi momen tersebut, PDI Perjuangan Jawa Barat juga menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Bulan Bintang Bung Karno 2020, Bung Karno Bapak Bangsa Spirit Pancasila Gotong Royong Hadapi Covid-19” serta tiga lomba, yakni lomba Vlog, lomba Desain Poster dan Lomba Pidato Dedication Of Life Bung Karno.

Dikatakan, peserta yang mengikuti perlombaan tersebut, tidak terbatas pada kalangan remaja baik tingkat SMP dan SMA, tapi juga disediakan untuk kategori umum. Bahkan jumlah peserta yang mengikuti tidak dibatasi, dengan mendaftar karya orisinil dan belum pernah diikutkan dalam perlombaan, tidak mengandung unsur SARA, membacakan Dedication Of Life Soekarno pada tahun 1966 yang menggambarkan tentang ketulusan seorang pemimpin sekaligus pejuang yang telah memerdekakan bangsanya. dapat diperoleh di http://pdiperjuangan-jabar.com/

“Maka setelah mereka mendaftar melalui Instagram atau Whatsapp, kemudian akan diberikan teks pidatonya. Kemudian mereka membuat vlog-nya dan dikirimkan via WA dan mengunggah video tersebut, dengan menandai akun instagram DPC PDI-Perjuangan Jabar,” jelas Ono seraya menambahkan, total hadiah yang disiapkan sebesar Rp55 juta.

Ono kembali menerangkan terkait Hari Lahir Pancasila. Menurutnya, rintangan ideologis terbesar saat ini adalah bagaimana menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bekerja dan membumi. Sehingga Pancasila yang mempunyai intisari yaitu gotong royong, harus dipastikan berjalan dan bekerja dengan pelibatan seluruh komponen bangsa, baik rakyat maupun penyelenggara negara.

“Saat ini diperlukan haluan ideologi Pancasila yang menjadi dasar bagi tata kelola negara dan aturan-aturan hukum. Kemudian perlunya haluan pembangunan nasional yang mengatur aspek-aspek kehidupan bangsa yang meliputi lima prioritas bidang kesejahteraan rakyat,” ujar Ono.

Ono menjelaskan, tema Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2020 yakni ‘Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju’. “Tema ini harus kita implementasikan dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan situasi dan kondisi saat ini,” katanya.

“Dimana pandemi COVID-19 masih menyebar di  Indonesia. Kegiatan itu bisa berupa mendukung kebijakan pemerintah dalam bentuk PSBB, bagi daerah yang masih berkategori merah dan new normal (kenormalan baru), bagi daerah yang sudah berkategori hijau. Kegiatan lainnya bisa dalam bentuk menggalang gotong royong membantu rakyat yang terkena dampak COVID-19 secara ekonomi,” jelas dia menambahkan.

DPD PDIP Jawa Barat telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kader PDI Perjuangan se-Jawa Barat untuk melakukan advokasi bagi yang tidak terdaftar dalam program bantuan sosial (bansos) berupa pembagian paket sembako maupun uang tunai dari pemerintah.

Selain itu diwajibkan bagi Dewan Pimpinan Cabang dan anggota fraksinya melaksanakan Program Jabar Sejuli, Selasa Jumat Peduli, berupa pembagian nasi kotak, sembako, masker, baju hazmat, hand sanitizer, bak cuci tangan dan lainnya.

Sementara itu bulan Juni yang juga dikenal sebagai bulan Bung Karno karena Hari lahir dan wafat Bung Karno ada di bulan Juni, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat beserta 27 DPC Kabupaten/Kota se Jawa Barat telah menyiapkan agenda-agenda kegiatan Webinar (Web Seminar) dengan Tema Pancasila dan Bung Karno, doa bersama di seluruh Kantor Sekretariat Partai serta lomba-lomba, seperti pembuatan poster Bung Karno, pembacaan Dedication Of Lifenya Bung Karno, Pidato dan Vlog dengan total hadiah  dengan peserta dibagi 2 kategori pelajar (SMP dan SMA) dan mahasiswa/umum dengan total hadiah sebesar 50 Juta rupiah.

“Pada akhir bulan Juni, Rangkaian Bulan Bung Karno akan diakhiri dengan agenda web seminar tentang Bung Karno kaitannya dengan ide, pikiran dan semangat beliau pada era digital saat ini, sekaligus pengumuman pemenang lomba-lomba,” pungkasnya. (El)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook