Miris, BLT-DD Nambo Diduga Tidak Tepat Sasaran

BOGOR, INDONEWS – Miris, dua warga Desa Nambo, Kecamatan Klapa Nunggal yang seharusnya mendapat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) nyatanya hanya mendapatkan bantuan presiden. Padahal BLT DD dalam hal menentukan penerima adalah hak dan kewenangan kepala desa.

Mak Nani, warga Desa Nambo, Kampung Walahir RT 011/006 yang rumahnya jauh dari layak, dinding rumah masih pakai triplek dan grebek (bambu dianyam), memasak pun masih pakai kayu bakar menceritakan bahwa selama ini dirinya tidak pernah mendapat BLT DD.

“Padahal saya sudah tua dan sudah tidak punya penghasilan lagi alias buruh serabutan. Saya tinggal sama cucu saya disini, tapi saya tidak dapat bantuan dari desa (BLT-DD),” ungkapnya.

Sama halnya dengan Anyi yang kesehariannya buruh serabutan. Ia tinggal berdua bersama suaminya. Sehari-hari ia menghabiskan waktu di sawah.

“Saya sudah tua, sudah tidak kuat lagi kerja yang berat. Tapi disisi lain diseberang rumah, banyak warga yang rumahnya bagus dan layak juga terlihat mewah dan dinilai tidak layak menerima bantuan BLT DD malah mendapatkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

Terkait kejadian tersebut, Sekdes Nambo, Enan mengaku tidak tahu. Ia juga terkesan enggan menjawab terkait penyaluran DD tersebut.

“Hal itu sudah diserahkan sepenuhnya kepada RT terkait. Kami tidak tahu,” ujarnya.

Sangat disayangkan, Sekdes tidak tahu siapa penerima BLT DD yang berhak. Padahal mereka yang menentukan. Sehingga warga menilai penyaluran BLT DD Nambo tidak tepat sasaran.

Sementara Kades Nambo, Nanang SE saat dikonfirmasi terkait kejadian ini belum bersedia berkomentar. (Firman)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook