Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Betonisasi Jalan Desa Sukajaya Mulai Retak

BOGOR, INDONEWS — Pekerjaan pembangunan betonisasi jalan desa dari Dana Desa (DD) tahap satu anggaran tahun 2020 di Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor di Kp. Sodong RT 002/005 dengan volume panjang 250 meter, lebar 2 meter dan tinggi 10 cm memakan dana Rp 80 juta. Namun, pekerjaan betonisasi jalan tersebut diduga asal-asalan, ketebalan pun tidak sesuai dengan papan proyek, serta kondisi jalan nampak mulai retak-retak karena diduga kualitas cor dibawah standar.

Ketika Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui atas kualitas bangunan betonisasi jalan tersebut karena dirinya hanya memantau saja.

“Untuk pembangunan jalan tersebut, dipegang sekdes. Walaupun saya sebagai ketua TPK, tapi dalam pengerjaan jalan tersebut tidak tahu, hanya sebatas memantau saja. Sekdes yang tahu,” ucap Ketua TPK.

Saat awak media mengkonfirmasi Nanang selaku Sekdes Sukajaya, dirinya mengaku sudah melaksanakan pembangunan jalan tersebut sesuai RAB, dan kaitan dengan pengerasan jalan tanah sebelum dicor tidak ada di RAB.

“Dalam pengerjaannya pun saya terus berkomunikasi dengan TPK,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya, Ujang Royani saat diminta keterangan atas pekerjaan betonisasi jalan tersebut dan baru seminggu betonisasi jalan tampak retak-retak, dia mengatakan untuk pembanguna jalan semua sudah diserahkan ke TPK. “Hubungi saja Tpk,” katanya.

Dalam pekerjaan betonisasi jalan desa seharusnya mengikuti petunjuk teknis dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor, sehingga antara kualitas dan biaya yang dikeluarkan sesuai, dan tidak terjadi pemborosan dana desa.

Hal ini terjadi karena kurangnya pengawasan dari pendamping dana desa dan pihak Kecamatan Jonggol sebagai tim monitoring pembangunan betonisasi jalan desa.

Terkait dugaan pekerjaan betonisasi jalan desa tersebut, Inspektorat Kabupaten Bogor diminta segera mengaudit karena diduga terjadi mark up harga dan kualitas sehingga berdampak merugikan keuangan negara. (jaya)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook