Tarif Parkir Mencekik, Pedagang Pasar Citeureup Protes

Kondisi Pasar Tohaga Citeureup, Kabupaten Bogor yang sepi pembeli.

BOGOR, INDONEWS — Puluhan pedagang pasar yang saat ini berjualan di Pasar Tohaga Citeureup mengeluhkan tarif parkir masuk pasar yang dianggap terlalu mahal.

Pedagang pun keberatan serta merasa dirugikan. Pasalnya tarif parkir yang dirasa mereka mencekik para pedagang dan pengunjung berimbas pada berkurangnya pendapatan mereka. Kurangnya minat para pembeli untuk masuk ke dalam pasar karena disebabkan mahalnya tarif parkir, sehingga pasar menjadi sepi pengunjung.

“Mahal pak. Pembeli atau pengunjung gak masuk pasar Tohaga. Mereka lebih memilih berbelanja di luar pasar. Ini kita harapkan jadi perhatian pihak pasar Tohaga untuk bahan evaluasi serta perbaikan kedepan agar pengelolaan pasar bisa nyaman dan aman, sehingga tidak menjadi masalah dan keluhan para pedagang maupun pengunjung,” ungkap salah satu pedagang yang ikut berunjuk rasa ke kantor Kepala Pasar Citeureup bersama puluhan pedagang lainnya, Selasa (27/07/2020).

Pedagang yang mengaku sudah berdagang  di Pasar Tohaga Citeureup hampir 10 tahun ini menuturkan,  akibat pandemi Covid 19 yang melanda di setiap daerah, sekarang ini mereka kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.

“Pendapatan kami berkurang, dan pengunjung atau pembeli pun sepi. Apalagi ditambah tarif parkir para pedagang serta pengunjung yang mau masuk pasar mahal, sudah pasti mereka tidak mau masuk pasar,” tegas pria yang tidak mau menyebutkan namanya itu.

Dikatakan, pengunjung lebih memilih belanja di luar pasar karena di dalam dan diluar  pasar barang yang mereka beli harganya sama.

“Pasti mereka memilih belanja diluar. Orang masuk pasar bayar parkirnya aja gak kira-kira. Makanya hari ini kami menuntut kepada Kepala Pasar Tohaga Citeureup agar hal ini bisa disikapi dan yang utama kami menuntut agar tarif parkir di Pasar Tohaga Citeureup diturunkan serta dinormalkan layaknya pasar-pasar lain, dan harus dikelola dengan benar serta tidak memberatkan para pedagang serta pengunjung. Dengan begitu, pedagang dan pengunjung merasa nyaman dan aman,” pungkasnya.

Terkait keluhan serta kejadian demo  para pedagang pasar Tohaga Citeureup, awak media mencoba mengkonfirmasi Dirut Tohaga Kabupaten Bogor, Haris. Namun sampai berita ini diterbitkan, ia belum menjawab alias bungkam. ***

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook