Pemdes Nagrak, BPD dan Warga Rumuskan Rencana Kerja 2021

BOGOR, INDONEWS,– Demi terwujud dan terciptanya rencana kerja pemerintah desa yang terukur dan terarah serta lancar, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus selalu mengadakan pertemuan dengan kadus dan ketua RT serta warga dalam membahas rencana kerja pemerintah desa. Maka, dalam rangka membahas dan merumuskan rencana kerja pemerintah (RKP) Tahun 2021, Kepala Desa Nagrak dan BPD Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor melaksanakan musyawarah desa (musdes), Sabtu (15/08/2020).

Acara dihadiri Kepala Desa Nagrak, Agus Sahrudin S. Pdi dan jajarannya, perwakilan Kecamatan Gunung Putri, Ketua BPD, Ketua MUI, LPM, Bhabinkamtibmas, Kadus, Ketua RW, Ketua RT, tim pengerak PKK dan tokoh masyarakat serta perwakilan warga.

Acara ini disambut baik dan diapreisasi kepala desa serta tamu yang hadir. Agenda musyawarah desa ini adalah melaporkan hasil kerja yang sudah dilaksanakan sebelumnya serta membahas dan merumuskan rencana pembangunan selanjutnya.

Dalam membahas rencana kerja ini, kepala desa dan BPD melibatkan kadus dan RW serta RT serta masyarakat dalam merumuskan dan menentukan serta mengambil keputusan hasil musyawarah agar terciptanya serta tercapainya transparansi informasi rencana kerja pembangunan di tahun 2021 mendatang.

Pemdes Nagrak melalui Kasie Kesra melaporkan hasil kerja yang sudah dilaksnanakan atau pun yang belum dilaksanakan, dalam hal ini masih panjang dan masih banyak yang belum terlaksana.

Kepala Desa Nagrak Agus Sahrudin mengatakan bahwa dalam melaksanakan rencana kerja dan kegiatan pemdes sebagian sudah dijalankan dan sebagian yang belum terlaksana kedepannya akan dilakukan serta prioritaskan.

“Musdes bertujuan merumuskan dan meminta pedapat serta masukan dari para kadus dan ketua RT serta warga agar rencana pembangunan tahun 2021 serta kegiatan yang menyangkut sosial nantinya,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam situasi Covid-19 yang saat ini melanda, membuat banyak perubahan rencana kerja yang harus dipilah-pilah mana yang harus diprioritaskan dan mana yang bisa ditunda.

“Saya berharap dengan adanya musdes ini bisa mematangkan semua rencana kerja pemerintah desa kedepan,” pungkasnya.

BPD selaku pengawas tingkat desa dalam pelaksanaan kegiatan rencana kerja desa mengapreisasi dan mendukung karena hasil musdes ini akan menjadi acuan dan pedoman dari pemdes melaksanakan kegiatan atau pun pembangunan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat khusus Desa Nagrak.

Ketua BPD Ahmad Sugiana dalam sambutan dan arahannya menjelaskan bahwa musdes dilaksanakan agar bisa menyerap aspirasi dan ide dari para warga dan kadus serta ketua RT agar terwujudnya rencana kerja yang matang dan sepakati bersama.

“Rencana dan perubahan kegiatan kerja dibahas melaui musdes agar kedepannya bisa tercapai pembangunan merata dan bermanfaat buat masyarakat,” pungkasnya. (fir)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook