Wabup: Baznas Harus Berperan pada Kesenjangan Sosial dan Kemiskinan

Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Se-Kabupaten Bogor tahun 2020 yang dilaksanakan di Bigland Sentul Hotel, Babakan Madang, Selasa (25/8/2020). (foto: diskominfo)

BOGOR, INDONEWS –  Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan membuka Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Se-Kabupaten Bogor tahun 2020 yang dilaksanakan di Bigland Sentul Hotel, Babakan Madang, Selasa (25/8/2020).

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi dan kontribusi Baznas dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor,” ucap Iwan saat membuka rapat.

Pihaknya mengapresiasi Baznas yang melakukan kampanye zakat secara masif, pelayanan pembayaran dan pembukaan kanal donasi, penyaluran bantuan logistik pada keluarga terdampak serta upaya-upaya lainnya.

“Kiranya seluruh pengabdian yang telah diberikan akan bermanfaat bagi masyarakat serta bernilai pahala,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan, sebagai institusi resmi yang diberikan kewenangan undang-undang untuk mengumpulkan dana zakat, infaq dan sedekah, Baznas kedepan harus lebih berkontribusi untuk masyarakat.

“Baznas ini kan institusi resmi yang diberikan kewenangan oleh undang-undang sesuai dengan tugasnya, yaitu mengumpulkan dana zakat, infaq dan sedekah. Kedepan para pengurus UPZ harus lebih meningkatkan kepekaan terhadap kondisi masyarakat dhuafa serta menjalanakan tugas sesuai prinsi-prinsip amanah, kepastian hukum, kemanfaatan, adil, terintegrasi, transparan dan akuntabel, sehingga berdampak signifikan dalam mengatasi kesenjangan sosial dan kemiskinan serta peningkatan kualitas hidup mustahik,” urainya.

Iwan menekankan pentingnya trust atau kepercayaan. “Intinya pada rakor kali ini adanya trust atau kepercayaan. Pak Ketua Baznas percaya pada para UPZ di lapangan, dan sebalikanya para UPZ percaya kepada Ketua Baznas dan jajarannya. Ketika kepercayaan ini sudah terbangun, semua akan berjalan lancar kedepannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH. Lesmana menjelaskan dana zakat, infaq dan sedekah tahun 2020 sudah disalurkan untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah dana zakat, infaq dan sedekah tahun 2020 sudah disalurkan untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bogor. Selain untuk Covid-19, Baznas juga memberikan bantuan 2.000 sajadah ke 40 masjid besar di 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, masing-masing masjid mendapatkan 50 sajadah,” katanya.

“Kita juga memberikan 26.000 paket sembako yang diberikan kepada guru ngaji melalui desa, ulama melalui ormas Islam, yayasan dan lembaga Islam, guru-guru pendidikan agama islama di sekolah umum atau PAI dilingkungan Kemenag Kabupaten Bogor. Bantuan kesehatan untuk pasien yang dirawat maupun berobat jalan sebanyak 574 orang dan bantuan biaya pendidikan untuk 902 orang,” tambah Lesmana.

Baznas juga memberikan bantuan operasional untuk 40 panti yatim, masing-masing mendapat bantuan sebersar Rp 7.500.000.

“Secara simbolis diberikan kepada 5 Panti Yatim, yaitu Yayasan Panti Asuhan Yatim Dhu’afa Arsyada Kecamatan Citeureup, Yayasan Al-Falah Kecamatan Klapanunggal, Yayasan Al-Mukhlisin Kecamatan Ciseeng, Yayasan Darul Hidayah, Kecamatan Leuwiliang dan Yayasan PSAA Ananda Sabiilul Huda Kecamatan Sukaraja,” pungkasnya. (firm)

INDONEWS l sumber: Diskominfo Kab. Bogor
Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook