Kepala Desa Akui Beras Bansos Layak Konsumsi

Kepala Desa Dramaga, Yayat Suryatna saat menerima beras bansos secara simbolis dari Perum Bulog, di Kecamatan Dramaga, Kamis (10/9/2020).

BOGOR, INDONEWS – Kualitas beras bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bogor diakui sudah tidak ada masalah, alias layak konsumsi. Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Yayat Suryatna.

“Jika pada penyaluran tahap pertama ada beras yang diterima masyarakat baud an kotor, namun di tahap kedua ini sudah tidak lagi,” ujar Yayat saat menerima beras bansos secara simbolis dari Perum Bulog, di Kecamatan Dramaga, Kamis (10/9/2020).

Yayat menjelaskan, Desa Dramaga menerima 2.212 karung beras untuk 1.006 keluarga manfaat (KPM). Ia pun meyakini, pada bantuan tahap kedua ini sudah dilakukan perbaikan dari bantuan tahap pertama yang diwarnai keluhan masyarakat karena ada beras yang tidak layak konsumsi.

“Kita berharap bantuan tahap ketiga pun tidak ada lagi masyarakat yang mengeluhkan kualitas beras bansos dari Pemkab Bogor. Kita yakin bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat terdampak covid-19,” ucapnya.

Seperti diketahui, bansos berupa beras tahap dua dari Bupati Bogor telah rampung disalurkan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor, Nuradi Disperindag bersama Perum Bulog Sub Divre Cianjur telah menjamin kualitas bansos yang disalurkan kepada masyarakat di tahap kedua dan tahap selanjutnya, ketiga.

Baca Juga: Bulog dan Disperindag Jamin Beras Bansos tak Jelek Lagi

“Kami bersama pihak Bulog mencoba untuk memperbaiki kualitas bantuan beras. Di tahap kedua ini keluarga terdampak covid-19 bisa menikmati beras dengan kualitas baik, dan tidak ada lagi yang komplain. Sedangkan untuk jumlahnya, yakni 30 kilogram per keluarga. Mudah-mudahan ini bermanfaat,” ucap Nuradi saat melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) bansos di kantor Kecamatan Dramaga, Kamis (10/9).

Dikatakan, saat ini pihaknya telah membuka layanan pengaduan online untuk mengadukan jika nanti ada warga atau siapapun menemukan beras berkualitas buruk.

“Nanti kita juga akan menyalurkan bantuan tahap ketiga, waktunya kita belum tahu pasti. Namun jika nanti ada pengaduan, kita sudah siapkan layanannya, secara online ya,” tandas Nuradi.

Kepala Perum Bulog Sub Divre Cianjur, Rahmatulah

Ditempat sama, Kepala Perum Bulog Sub Divre Cianjur, Rahmatulah menambahkan, sebanyak 245 ton beras disalurkan di kecamatan terakhir, yakni Dramaga. Kecamatan tersebut sekaligus menjadi penutup dari proses distribusi ke 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

“Hari ini adalah penyaluran terakhir bansos beras tahap kedua dari Kabupaten Bogor. Seperti amanah dan arahan dari Bupati Bogor pada penyaluran bansos beras tahap pertama, maka di tahap kedua ini kami sudah mengevaluasi secara maksimal,” ujar Rahmat. (Bintono)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook