Tambang Galian C di Kecamatan Jonggol Diduga Ilegal

BOGOR, INDONEWSPara pelaku usaha tambang yang lebih trend dengan sebutan  galian C (tanah) akhir-akhir ini semakin marak. Bagaimana tidak, hanya bermodalkan alat berat, para pelaku usaha galian C ini sudah bisa meraup pundi-pundi rupiah yang nilainya tergolong menggiurkan.

Namun sangat disayangkan, sebagian besar pelaku usaha galian C di wilayah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor tidak mau mengurus izin usaha pertambangan (IUP) pada instansi terkait, dan tidak mempedulikan dampak lingkungan.

Mereka hanya bermodalkan tanda tangan warga lingkungan RT/RW di lokasi galian C berada tanpa komitmen yang jelas dan cukup dengan uang koordinasi ke pihak-pihak terkait, maka usaha galian C pun berjalan dengan lancar.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Aktivitas pengerukan dan penjualan hasil dari tambang milik seseorang berinisial Pa ini diperkirakan sudah mencapai puluhan meter kubik. Diduga kuat Pa juga dengan sengaja mengabaikan persyaratan ijin usaha pertambangannya.

Hanya dengan bermodal ijin lingkungan RT/RW, tambang milik Pa tersebut bebas beraktivitas.

Menurut informasi dari salah satu warga, bahwa aktivitas tambang baru berjalan sekitar 3 hari. “ini baru 3 harian. Dan dalam satu hari menghasilkan kurang lebih sekitar 20 rit,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sukasirna Iwan mengatakan, pemerintah desa tidak pernah memberikan izin atas galian tersebut.

“Kami sudah sepakat dengan pak camat sampai manapun tidak akan ada izin oret-oretan dari desa,” ungkap kades saat dihubungi melalui pesan  WhatsApp. (Jaya)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook