Jalan Terjal Menuju SDN Petir 5

BOGOR, INDONEWS – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Petir 5, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor terletak disebuah perkampungan. Pemandangan di sekeliling sekolah adalah perkebunan dan terdapat pohon bambu.

Kondisi sejumlah bangunan SDN Petir 5 saat ini dinilai sudah tidak layak huni. Beberapa gedung mengalami kerusakan parah.

Selain itu, sebelum adanya pandemi Covid-19, siswa SDN Petir 5 harus melewati jalan terjal untuk sampai di sekolah. Jalan setapat, jalan bebatuan dan jalan tanah menjadi rintangan bagi siswa maupun guru untuk tiba di sekolah.

Di masa pandemi, SDN Petir 5 mengharuskan belajar melalui daring atau dalam jaringan. Dalam hal ini, siswa terkendala sinyal yang kurang stabil serta tak semua siswa memiliki smart phone sebagai media pembelajaran.

Hal tersebut disampaikan salah satu guru SDN Petir 5, Hani, Kamis (24/9/2020).

guru SDN Petir 5, Hani

“Sebelum pandemi, siswa harus melewati 73 anak tangga yang tak ada pegangannya. Sekarang, siswa juga harus belajar dengan sinyal tak stabil dan tak semua memiliki sarana smartphone. Ini kendala kami,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, SDN Petir 5 memikiki 6 rombel dengan jumlah siswa 145 orang, guru pengajar honor 4 orang dan PNS 3 orang.

“Motor guru juga harus parkir di rumah penduduk karena akses jalan ke sekolah tidak bisa dilalui kendaraan. Lalu saat belajar daring, kami tidak punya wifi dan sinyal HP juga buruk. Sehingga kami begitu kebingungan,” ujar Hani.

Pihaknya berharap akses ke sekolah sekali pun melewati tangga yang curam minimal ada pegangan agar tidak membahayakan siswa maupun guru. (Bin)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook