Melalui PWSB, Warga Keluhkan Biaya Penggunaan Mobil Desa

BOGOR, INDONEWS – Berangkat dari keinginan warga untuk adanya satu wadah guna menampung segala aspirasi warga dalam menyuarakan keadilan dan kesejahteraan warga Desa Sumur Batu, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, sejumlah tokoh mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda membentuk sebuah perkumpulan sebagai wadah guna menampung, menyampaikan aspirasi. Dan tidak kalah pentingnya sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar warga. Perkumpulan itu dinamai “Paguyuban Warga Sumur Batu” atau disingkat PWSB.

Seperti apa yang disampaikan salah seorang tokoh masyarakat dan juga salah seorang pendiri paguyuban PWSB, H. Aceng. Menurutnya, paguyuban ini adalah sebagai wadah guna menampung aspirasi warga yang selama ini mereka tak tahu harus kemana menyampaikan keluhan seputar keadilan dan kesejahteraan yang selama ini dirasa kurang diperhatikan oleh pemerintah desa.

“Sejak berdirinya paguyuban, banyak sekali warga menyampaikan keluh kesah mereka selama ini terkait pelayanan dan juga kesejahteraan. Kita ambil contohnya terkait penggunaan Mobil Desa warga tetap harus mengeluarkan biaya yang lumayan besar,” tegasnya.

Awak media pun menemui warga yang pernah menggunakan Mobil Desa. Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan akan hal itu. Dia alami juga ketika harus menggunakan Mobil Desa dalam keadaan darurat mengantar keluarganya yang sakit dan tetap mengeluarkan biaya. Padahal sepengetahuan mereka Mobil Desa itu gratis sebagai bentuk layanan pada warga.

Media pun mencoba mengkonfirmasi pada pemdes setempat, tapi sampai saat berita diangkat belum ada jawaban. (Deden)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook