Hebat, Kades Mekarwangi Gratiskan Kursus Menjahit

BOGOR, INDONEWS – Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor melakukan inovasi dalam pemanfaatan program pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan menjahit bagi warga Desa Mekarwangi.

Kepala Desa Mekarwangi, Omang menyebutkan bahwa untuk kepentingan masyarakat akan siap membantu dan kerjasama dengan pihak manapun, demi meningkatkan ekonomi masyarakat, mengingat dalam situasi pandemi Covid19 warga desa Mekarwangi banyak yang kehilangan pekerjaan.

Pemerintah desa Mekarwangi bekerjasama dengan PKBM Mekar dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan menjahit.

“Nanti tahun 2021 akan saya anggarankan biaya  pelatihan dan pembinaan kursus menjahit, karena melihat adanya dukungan pihak ketiga yang luar biasa dan kita usulkan untuk pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK),” tutur Omang.

BLK tersebut kedepanya akan menyalurkan peserta kursus untuk bekerja, untuk ijazah peserta kursus juga bisa kerjasama dengan PKBM, syukur-syukur kalau mau buka usaha sendiri bisa kerjasama dengan BUMDES.

“Saya harap ada keseriusan dari penyelenggara dan peserta kursus agar sungguh-sungguh agar dapat menghasilkan tenaga ahli menjahit yang punya harapan kedepan yang jelas, bisa bekerja atau usaha mandiri agar mendapat penghasilan,” pungkasnya.

Menurut Koryandik Kecamatan Cariu H. Dadang S. bahwa kegiatan pelatihan menjahit yang terselenggara atas kerjasama Pemerintah Desa Mekarwangi dengan PKBM Mekar ini sungguh luar biasa.

“Saya sangat mengapresiasi atas bantuan anggaran pelatihan dari pak Kades Mekarwangi, mudah-mudahan membawa barokah buat kita semua dan masyarakat pada umumnya,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua PKBM Mekar Asep Sutiana menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Desa Mekarwangi yang memberi kepercayaan kepada  PKBM Mekar untuk melaksanakan kegiatan pelatihan kursus menjahit bagi masyarakat desa Mekarwangi.

“Kami tidak hanya melaksanaan kegiatan kursus, tetapi juga program paket belajar, harapanya kerjasama kursus menjahit ini tidak hanya dengan desa Mekarwangi, tapi berharap desa lain di Kecamatan Cariu juga ada kegiatan seperti ini, dan jika peserta kursus menjahit belum punya ijazah maka kami akan bantu untuk pendidikan paket A,B,C sebagai legalitas untuk melamar kerja, dan dengan dasar penilaian pelatihan dari para tutor nanti kita akan berikan sertifikat kepada peserta kursus menjahit,” ungkap Asep Sutiana. (jaya)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook