Pekerjaan Proyek Pisew di Kalapanunggal Diduga Asal-asalan

BOGOR, INDONEWS – Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali mengucurkan dana ratusan milyar melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun 2020 pada puluhan kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada program tersebut, dialokasikan dana sebesar Rp 600 juta per kecamatan, yang kemudian terbagi lagi sesuai dengan jumlah desa penerima manfaat PISEW di kecamatan tersebut. Seperti di Kecamatan Kalapa Nunggal, terbagi tiga desa, yakni Desa Bojong, LinggarMukti dan Cikahuripan.

PISEW 2020 menjadi harapan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian serta tercipta pembangunan infrastruktur guna menunjang kegiatan ekonomi di masyarakat.

Namun sangat disayangkan, masih ada saja pengelola atau pelaksana pembangunan yang mencari celah untuk memperkaya diri sendiri.

Seperti terjadi di Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Bogor, pembangunan infrastruktur yang menghubungkan antara Desa Bojong dan Desa Linggar Mukti dengan volume panjang 790 x 3 x 0,15 cm, menelan anggaran sebesar Rp 477.257.037,75.

Diduga pembangunan infrastruktur tersebut dikerjakan asal asalan. Terbukti, pembangunan yang belum genap satu bulan selasai dikerjakan itu sudah banyak yang retak-retak.

Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Ketua BKAD Kecamatan Kalapanunggal, Asep ditanya sejauh mana pengawasan pelaksanaan pembangunan tersebut dan tanggapannya terkait cor jalan baru selesai beberapa minggu sudah retak-retak, namun ia enggan berkomentar alias bungkam. (jaya)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook