Potensi Wisata Bagogog Desa Klapanunggal Belum Dikelola Maksimal

Oleh: Johnner

Minat masyarakat untuk berwisata sekarang ini terus menunjukkan tren peningkatan. Selain sebagai upaya hiburan atau pelepas kejenuhan, juga menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan bahkan masyarakat daerah atau desa.

Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera melakukan pembenahan terhadap pengelolaan potensi destinasi wisata alam.

Di wilayah Kabupaten Bogor, lokasi wisata menarik cukup banyak. Hanya saja pengelolaannya saat ini belum maksimal. Salah satu di antaranya adalah lokasi wisata yang terletak di Kp. Bagogog,Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal.

Lokasi ini memiliki pemandangaan indah di bawah bentangan bukit. Setiap hari terutama pada hari libur dan hari-hari besar selalu ramai dikunjungi wisata lokal dan juga wisata yang berasal dari daerah lain, seperti Jakarta, Bekasi dan Depok. Juga para remaja dan dewasa yang tergabung dalam berbagai komunitas kerap mengadakan acara-acara di lokasi ini, termasuk melakukan jelajah bukit (hiking).

Lokasi ini meskipun sederhana, namun tetap menarik untuk dikunjungi. Hal yang menarik adalah adanya air mengalir yang keluar dari lubang bawah tanah bukit (alirannya cukup besar) bagaikan anak sungai.

Airnya sebagian ditampung  dalam  bentuk kolam sederhana dan sebagian dibiarkan mengalir sampai jauh ke sebelah barat dan utara. Hal ini sangat disayangkan, kenapa Pemerintah Kabupaten Bogor melalui pemerintah kecamatan desa tidak mendorong dilakukan pengelolaan yang lebih baik. Artinya, bisa saja dibuatkan berbagai fasilitas yang lebih memadai seperti  sungai, kolam permandian.

Selain itu, perlu juga dibangun sarana atau fasilitas lain untuk dinikmati pengunjung, misalnya, berbagai bentuk permainan rakyat, warung  kuliner khas daerah lokal dan lain-lain.

Sesuai dengan Perda Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Kepariwisataan Bab I Pasal 1 ayat 7: Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediaakan oleh masyarakat, pengusaha dan pemerintah daerah.

Ini berarti, bahwa pemerintah daerah harusnya mendorong atau membangkitkan sektor wisata itu secara maksimal dengan melibatkan peran masyarakat atau pengusaha. Namun apa yang terjadi saat ini, di lokasi wisata Bagogog tersebut masih sangat jauh dari istilah layak. Padahaal potensi wisata alam ini sangat besar jika dikembangkan secara baik dan akan menjadi wisata alam andalan di wilayah  Bogor Timur.

Selain itu juga, Perda No.4 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan usaha Pariwisata Bab I Pasal 1 ayat 12 mengatakan; Usaha Pariwisata adalah kegiatan usaha pariwisata yang terdiri dari penyediaan akomodasi, usaha penyediaan makanan dan minuman (sarana- sarana pendukung), penyediaan jasa angkutan dan lain-lain yang semuanya dapat diintegrasikan.

Untuk dapat terlaksana pengelolaan lokasi wisata Bagogog ini, peran Pemda menjadi kata kunci. Lewat peranan BUMD PT. Sayaga Wisata yang dibentuk melalui Perda No.3 Tahun 2014 harusnya  lebih termaksimalkan, sesuai dengan maksud dan tujuannya, yaitu: Terciptanya lapangaan kerja, berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi rakyat dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Penulis adalah pengamat lingkungan dan sosial

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook