Ketum GMPK: Korupsi yang Paling Sulit Ditangani, Berlatar Belakang Politik

Ketua Umum GMPK. Irjend Pol (Purn) Bibit Samad Rianto

JAKARTA, INDONEWS – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Irjend Pol (Purn) Bibit Samad Rianto mengungkapkan, fungsi dan tugas KPK hingga saat ini tentunya belum terpenuhi seluruhnya. KPK, menurutnya masih perlu adanya konsolidasi agar upaya pemberantasan korupsi semakin efektif.

Bibit Samad Rianto yang saat ini menahkodai Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), dan menjabat sebagai ketua umumnya menyampaikan, korupsi merupakan musuh bersama, maka peran masyarakat sangat perlu dalam memerangi korupsi tersebut.

“Pesan moral yang disampaikan GMPK adalah, kita pedomani tentang bahaya korupsi. Menangani kasus korupsi adalah salah satu yang paling sulit, dan kasus korupsi yang paling susah ditangani adalah kasus korupsi berlatar belakang politik, kasus korupsi yang dibawa dalam nuansa politik,” ungkap Bibit kepada INDONEWS, usai melakukan wawancara eksklusif Metro TV, dalam rangka HUT Metro TV ke-20, Jumat, 13 November 2020.

Dikatakan, keberadaan GMPK sendiri membawa misi untuk membantu memerangi korupsi. GMPK juga mencoba membuat suatu rumusan.

“Jadi harus diakui bahwa pemahaman kita terhadap korupsi itu masih berbeda satu sama lain. Maka GMPK mencoba membuat rumusan korupsi itu apa? Itu harus disepakati bersama-sama, sehingga bagaimana penanggulangnya juga harus sesuai dengan konsep kita,” jelas pria lulusan Akabri tahun 1970 itu.

Ditambahkan, ada empat konsep yang telah dibuat GMPK, antara lain apa itu korupsi, bagaimana menanggulangi korupsi, apa peran dari masing-masing komponen dan keempat bagiamana membawa bangsa ini menuju Indonesia tanpa korupsi.

“Semua itu merupakan wacana menuju masyarakat adil dan makmur. Di sini juga perlu kerja dari 3 entintas yang harus bekerja baik dan benar bersama dalam memerangi korupsi. Ketiga entitas ini ialah, pertama entintas publik, kedua entintas privat dan ketiga entintas sosial,” tandas Bibit, seraya menambahkan berkat kerja keras GMPK, saat ini ada 127 DPD GMPK yang menjadi duta anti korupsi.

Terakhir, ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Metro TV. “Dirgahayu Metro TV ke 20. semoga tetap berperan dalam pembangunan nasional,” pungkasnya. (bon)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook