Reses Anggota DPRD, Masyarakat Jangan Andalkan Dana Desa

BOGOR, INDONEWS – Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra SH menghadiri acara reses 6 anggota DPRD di aula Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (13/11/2020).

Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD. Anggota dewan turun ke dapil untuk ketemu konsituen, menjaring informasi menghimpun seluruhya kemudian disalurkan.

Dari suara-suara masyarakat melalui perwakilan kepala desa ataupun langsung dengan masyarakat yang berhasil dihimpun melalui reses tersebut, akan direkap dan dibuatkan laporan kemudian diteruskan kepada pimpinan dewan.

Apa yang menjadi usulan masing-masing perwakilan desa dapat disampaikan kembali kepada masing-masing kepala desa yang kemudian dibahas pada musrembang tingkat desa hingga kecamatan dan tingkat kabupaten.

Dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari fraksi partai Gerindra, Beben Suhendar bahwa apa yang menjadi usulan atau menjadi prioritas pembangunan di desanya agar dituangkan dalam bentuk pengajuan proposal anggaran.

“Akan tetapi jangan setelah diajukan tidak dipantau dan dikawal. Pengajuan proposal anggaran tersebut sudah sejauh mana instansi dalam menyikapi proposal, sehingga apa yang menjadi prioritas cepat dilaksanakan,” terangnya.

“Perwakilan masyarakat dan masyarakat sendiri harus paham dan mengerti jalur-jalur mana yang ditempuh dalam hal proposal anggaran, agar tidak salah jalur dan tidak mandek proposal anggaran tersebut. Satu hal lagi yang perlu diketahui oleh masyarakat, jangan terlalu mengandalkan anggaran dana desa dalam pembangunan, karena dana desa sendiri sudah ada jalura dan peruntukannya. Artinya masyarakat juga harus bisa membuat pengajuan proposal anggaran melalui kepala desa yang diluar dana desa agar usulan dan kemauan masyarakat bisa direaslisasikan,” paparnya.

Semenara itu, Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra apresisasi pernyataan anggota dewan tersebut. “Memang selama ini kendalanya sama seperti yang dikatakan anggota dewan, terkait proposal anggaran terkadang tidak sesuai jalur dan mandek karena kurang pemantauan dan kurang pengawalan,” ujarnya.

“Dengan adanya suport dan masukan dari anggota dewan tersebut, kami mendukung dan akan kami laksanakan sehingga pembangunan yang kami prioritaskan di pemdes cepat terealisasi sehingga tercapai keingginan dari pada masyarakat,” pungkasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook