Reses di Gunung Putri, Anggota DPRD Jemput Aspirasi dan Memberi Solusi

BOGOR, INDONEWS – Reses Anggota DPRD merupakan kegiatan untuk memperoleh masukan-masukan serta untuk menyerap dan menjaring aspirasi masyarakat/konsituennya di masing-masing daerah pemilihan (dapil) untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak eksekutif untuk ditindaklanjuti sebagai penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Hasil kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bogor ini akan dituangkan dalam bentuk pokok-pokok pikiran DPRD dan akan diserahkan langsung bupati melalui Bappeda Kabupaten Bogor sebagai bahan masukan awal penyusunan RKPD. Pokok-pokok pikiran DPRD meliputi seluruh bidang pembangunan, pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

Masa reses (serap aspirasi) tahap 1, enam Anggota DPRD Kabupaten Bogor tahun 2020-2021 Dapil II digelar di aula Kecamatan Gunung Putri, Jumat (13/11/2020). Reses dewan ini dari fraksi Partai Gerindra, Demokrat dan PKS.

Pelaksanaan reses kali ini agak berbeda dari tahun sebelumnya, karena masih dalam kondisi pandemi. Jumlah peserta reses dibatasi dan wajib memakai masker, duduk pun berjarak (phsyical distancing) serta dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan.

Pelaksanaan Reses DPRD Kabupaten Bogor tetap melibatkan masyarakat dan perwakilan masyarakat, di antaranya tokoh masyarakat, kepala desa, kepala sekolah, kepala puskesmas, ketua karang taruna, sekdes serta elemen masyarakat lainnya. Turut hadir camat, sekcam, Danramil 2105 serta perwakilan Polsek Gunung Putri.

Angggota DPRD Komisi II dari Fraksi partai Demokrat, Hanafi mengatakan, reses yang dilakukan saat ini untuk menjemput aspirasi masyarakat.

“Kami ingin memberikan solusi dan bukti. DPRD mengadakan pertemuan reses dengan berbagai elemen masyarakt untuk menyerap aspirasi dan mengkomunikasikan apa yang telah dilakukan tindaklanjut reses sebelumnya serta agenda strategis yang akan dilakukan kedepan,” jelasnya.

Politisi Demokrat Kabupaten Bogor juga menerangkan, dalam acara tersebut. Reses merupakan komunikasi dua arah, antara setiap anggota legislatif dengan konsituennya saat pemilu dan menampung aspirasi masyarakat melalui konsituennya secara langsung.

“Keterlibatan masyarakat dalam reses akan memberi hasil yang lebih aktual dan berbasis fakta, sehingga mudah untuk dikonfirmasi atau diklarifikasi ketika ada informasi yang membutuhkan penjelasan teknis dari peserta reses,” terangnya.

“Saya juga berharap pada masyarakat agar lebih disiplin dan sadar dalam hal kesehatan, terlebih saat pandemi Covid-19, tetap terapkan protokol kesehatan dan jalankan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak (3M) agar terhindar dari Virus Corona,” tambahnya.

Sementara itu Anggota DPRD dari Fraksi partai Gerindra, Beben Suhendar mengatakan, pihaknya mendorong dan berharap para kepala desa dan camat dalam hal pengajuan proposal pembangunan agar lebih intens.

“Selain itu, harus lebih fokus pula dalam pemantauan proposal tersebut. Jangan ragu menanyakan sudah sejauh mana proposal tersebut berjalan dipemerintah daerah agar cepat terealisasi dan di ACC,” jelasnya.

Dalam hal aspirasi, Anggota Dewan dari praksi Partai Gerindra, Adi Suwardi juga menegaskan untuk tidak ragu dalam mengajukan proposal pembangunan yang menurut masyarakat sarana dan prasarannya belum ada.

“Seperti sarana pendidikan dan sarana kesehatan atau sarana- sarana lainnya yang diperlukan oleh masyarakat karena semua aspirasi dari konsituen akan disampaikan dalam rapat agenda paripurna dan akan diperjuangkan untuk direalisasikan,” ucapnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook