Dinas Pendidikan Bungkam, Rapat Koryandik Abaikan Protokol Kesehatan

BOGOR, INDONEWS Mematuhi aturan memang bukan soal gampang, sering kali pihak yang menyuarakan aturan justru paling telak melanggar. Mungkin itu gambaran yang pas untuk Dinas Pendidikan Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor sSaat melaksanakan rapat internal seluruh kepala sekolah yang dipimpin Koryandik Kecamatan Gunung Putri, Jumat (20/11/2020).

Saat pertemuan rapat internal yang dilaksanakan seluruh kepala sekolah negeri dan swasta digelar di Gedung SDN 03 Cikeas Udik, Gunung Putri, terpantau para kepala sekolah yang hadir sekitar 60  tamu undangan duduk berdampingan dan tidak ada jarak (psycal distancing) karena kapasitas ruangan yang terbatas dan malah banyak para kepala sekolah yang diluar tidak mendapatkan tempat duduk.

Protokol kesehatan di ruangan tersebut tidak terjamin karena jumlah peserta diduga melebihi kapasitas ruangan dan diduga melanggar protokol kesehatan.

Koordinator Layanan Satuan Pendidikan (Koryandik), Dra. Hj Yunani Anwar M.Pd. berkilah rapat ini sudah menerapkan protokol kesehatan. Dia menjelaskan bahwa rapat ini terkait pelatihan yang sudah pernah didapatkan dan harus disampaikan kepada para kepala sekolah agar dimasukan ke dalam program sekolah agar tidaklanjutnya bisa mengunakan dana BOS.

“Poin pembahasan rapat hari ini adalah tentang LHKP, SKL, PKG, KKS, BPJS dan hasil rapat dari dinas pendidikan. Itu yang kami sampaikan kepada para kepala sekolah, agar tidak simpang siur pemahamannya,” ujarnya.

Dikatakan, mengumpulkan orang memang dilarang, tapi onfrmasi harus sampai. “Itu jelas dilarang, tapi kami hanya 50 %  dari jumlah peserta. Kalau pembelajaran tetap dari jarak jauh belum boleh masuk,” kilahnya.

“Terkait psycal distancing ya karena memang kursi ini memang adanya seperti itu. Seharunya satu bangku satu kursi, tapi kami mengimbau kepada para guru untuk pakai masker untuk menerapkan protokol kesehetan,” tandasnya.

Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Ikbal saat dikonfirmasi melalui WhatsAap, sampai berita ini diturunkan enggan menjawab. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook