Viral Video Pemotor Membawa Jenazah, Ini Kronoligisnya

BOGOR, INDONEWS Video pengendara sepeda motor yang membawa jenazah sempat menghebohkan masyarakat. Video berdurasi sekitar 26 detik ini menyebar pada Senin 23 November 2020.

Indonews melakukan penelusuran dan investigasi terkait kebenaran video tersebut. Wartawan juga berhasil mewawancarai langsung pihak keluarga almarhum.

Video pemotor membawa jenazah tersebut adalah benar merupakan jenazah anak dari pasangan keluarga Jaya Bin Sanusi dan Kastini binti Darji. Almarhum inisial MDCW (4 tahun) merupakan warga kampung Kaum, RT 06/02, Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Orangtua almarhum menjelaskan kronologi awal kejadian kepada Indonews, bahwa pada Jumat tanggal 20 November 2020, almarhum anaknya, MDCW sedang sakit panas dan dibawa berobat di klinik Insani. Kemudian setelah berobat dibawa pulang. Kemudian pada Minggu 22 November sekitar jam 07.00 WIB kondisi almarhum sudah lemas dan dibawa ke klinik Insani kembali.

“Sesampainya di klinik insani, anak saya dinyatakan sudah meninggal dunia oleh dokter Klinik Insani. Karena saya belum percaya kalau anak saya sudah meninggal, kemudian saya bawa ke RSIA Permata Pertiwi untuk memastikan pernyataan dari dokter Klinik Insani. Dan dokter RSIA Permata Pertiwi pun menyatakan sudah meninggal juga,” jelas orangtua MDCW.

“Saya baru percaya kalau anak saya sudah meninggal dunia. Kemudian tetangga saya, Poniman meminta ambulance, namun dari pihak RSIA Permata Pertiwi menyatakan tidak ada ambulance untuk orang meninggal, cuman ada ambulance untuk orang sakit. Karena panik dan juga sedih, saya sempat menyewa angkot, namun karena mungkin agak lama mengurus berkas surat kematiannya, akhirnya angkot pergi,” jelasnya.

“Karena panik dan berpikir rumah dekat juga, bagaimana caranya agar cepat sampai di rumah, akhirnya saya inisiatif membawa jenazah almarhum anak saya pulang menggunakan sepeda motor dibantu keluarga saya. Sekitar pukul 13.00 Wib anak saya (almarhum) dimakamkan di sebelah rumah. Dan terkait video viral, kami tidak tahu dan  yang memviralkan kejadian itu pun kami tidak tahu,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak RSIA Permata Pertiwi di Jl.Mayor Oking No 92 A, Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup yang tidak jauh dari rumah keluarga almarhum saat dikonfirmasi langsung, Drg. Eris Nurul Rahmadhini menjelaskan benar telah ada pasien yang datang dengan inisial MDCW umur 4 tahun, laki-laki bersama kedua orang tuanya sekitar pukul 08:32 Wib.

“Saat datang, pasien sudah dalam keadaan meninggal, namun untuk memastikan lagi kondisi pasien, kami melakukan tindakan medis sesuai prosedur, dengan memeriksa mengecek semua fisiknya, dan almarhum memang sudah meninggal dan langsung kami konfirmasi ke pihak keluarga,” terangnya.

“Kami dari pihak rumah sakit sesuai prosedur yang ada, kami menawarkan untuk mengantar jenazah mengunakan ambulance akan tetapi karena kami rumah sakit kondisinya begini, kami tidak mempunyai ambulance jenazah, cuman punya ambulance untuk pasien sakit dan itu berbeda. Namun kami sudah menawarkan untuk membawa jenazah pakai ambulance dari pihak ketiga yang kerja sama dengan pihak kami dan kami siap membantu untuk menyediakan ambulance, tapi pihak keluarga almarhum menolak untuk dirujuk mengunakan ambulance tersebut,” tuturnya.

Menurutnya, pihak keluarga menolak karena mungkin sudah menyewa angkot atau karena rumahnya tidak jauh.

“Namun sebelum keluarga almarhum membawa pulang jenazah, kami meminta kepada pihak keluarga untuk mengisi formulir dan menandatangani berkas penolakan mengunakan ambulance dan pihak keluarga menyetujui dan sepakat. Aaat itu kami melihat ada angkot di depan UGD, akhirnya kami mengabulkan permintaan pihak keluarga untuk membawa pulang jenazah. Terkait viralnya video jenazah dibawa mengunakan sepeda motor, kami pihak rumah sakit juga kaget karena saat itu tidak seperti itu,” tandasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook