Camat Klapanunggal Tekankan Prokes dalam Pilkades

BOGOR, INDONEWS Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bogor akan dilaksanakan 20 Desember mendatang. Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Klapanunggal,  Kecamatan Klapanunggal menggelar rapat terbuka penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di aula kantor Desa Klapanunggal, Selasa (24/11/2020).

Dalam acara tersebut, hadir Camat Klapanunggal Ahmad Kosasih, panitia sembilan, Ketua BPD, Pjs kepala desa, babinsa, bhabinkamtibmas serta kelima calon beserta timsesnya masing-masing.

Dalam rapat ini, Ketua Panitia Pilkades, Nizar Kamal menyampaikan, proses rekapitulasi memakan waktu sampai larut malam, terlebih ada banyak perbedaan  data yang diajukan yang telah diteliti baik oleh petugas di lapangan maupun dari masing-masing timses.

“Banyak data yang tidak sama yang diberikan timses masing dengan data yang kami punya. Namun  kami panitia bisa mengambil kesimpulan untuk mengumpulkan data yang valid dan bisa dipertangungjawabkan sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Nizar.

Dikatakan, rapat penetapan DPT ini merupakan hasil pemutakhiran data. Dimana hasil yang akan ditetapkan serta disepakati ini adalah antara lain; jumlah hak pilih laki-laki 7999 jiwa, jumlah hak pilih perempuan 8019 jiwa. Sehingga total daftar pemilih 16018  jiwa.

“Jumlah tersebut yang akan memilih di Pilkades Klapanunggal tanggal 20 Desember mendatang,” tandas Nizar.

Sementara Camat Klapanunggal, Ahmad Kosasih dalam sambutannya menekankan tentang protokol kesehatan saat proses pemilihan nanti. Dia juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Klapanunggal ada 3 desa yang melaksanakan pemilihan, yaitu Desa Cikahuripan, Desa Klapanunggal dan Desa Bantarjati.

Dalam proses dan pelaksanaan pilkades, Camat Klapanunggal mengimbau kepada masyarakat dan calon kepala desa untuk menciptakan kenyamanan, keamanan serta ketertiban supaya tidak terjadi permasalahan dalam proses dan pelaksanaan pilkades.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para calon kades agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar pilkades serentak ini berjalan lancar, kondusif serta sukses tanpa ekses,” ujarnya.

“Yang paling penting adalah, dalam hal menjaga dan menekan angka penyebaran Covid-19, para calon kepala desa dan simpatisannya harus tetap menerapkan dan melaksanakan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak). Jangan sampai pilkades ini memunculkan klaster baru Covid-19,” tegasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook