Polisi Amankan 17 Buruh Saat Berunjuk Rasa

Unjuk rasa digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (DPP-FBTPI) terkait permasalahan hubungan kerja dengan Mitra Driver (Sopir Ekspedisi) dengan jumlah 35 orang.

BEKASI, INDONEWS – Unjuk rasa digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (DPP-FBTPI) terkait permasalahan hubungan kerja dengan Mitra Driver (Sopir Ekspedisi) dengan jumlah 35 orang.

Puluhan massa aksi merupakan gabungan dari serikat, mahasiswa dan pelajar, itu berunjuk rasa di PT. Pan Express International, Jalan Raya Bekasi Km 27, RW 07, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Rabu (2/12/2020).

Massa aksi menggunakan unit mobil komando dan pengeras suara dan dilengkapi bendera serikat dan spanduk. Massa melakukan orasi dengan menutup sebagian lajur jalan menuju ke Jakarta.

Penanggung jawab aksi, M. Arira Fitra selaku korrdinator lapangan mengatakan, unjuk rasa DPP-FBTPI terkait permasalahan hubungan kerja dengan mitra driver (sopir ekspedisi).

“Adapun tututan serikat dan buruh, yaitu bayarkan upah buruh selama tidak dipekerjakan. Daftarkan buruh sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan. Hentikan segala bentuk pembungkaman ruang demokrasi/pemberangusan serikat dan pekerjakan kembali 17 orang Buruh PT Pan Exspres International,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Medan Satria Bekasi Kota, Kompol Agus Rohmat SH menyampaikan bahwa pengamanan pihaknya menurunkan 119 personil dalam pengamanan unras tersebut.

“Untuk pengamanan saya pimpin langsung. Kami juga telah mengamankan 17 orang masa unjuk rasa, 8 diantaranya pelajar pendemo dari PT PAN express internasional yang tidak patuh hukum dan mengganggu lalu lintas,” tegasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook