Kadiskop UMKM dan Kadisnaker Bogor Diminta Segera Realisasikan Bansos

Bupati Bogor, Ade Yasin (tengah)

BOGOR, INDONEWS – Bupati Bogor, Ade Yasin mengambil apel bersama SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor bertempat di Lapangan Apel Setda Kabupaten Bogor, Senin (7/12).

Dalam arahannya, Ade menegaskan bahwa perkembangan kasus Covid-19 saat ini masih terus mengalami peningkatan.

“Jumlah kasus terkonfirmasi per 6 Desember 3.966 kasus. Apalagi menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 20 Desember dan Pemilihan Antar Waktu di Sukaraja tanggal 13 Desember, diminta agar Satgas Covid besama DPMD dan Panitia Kecamatan terus melakukan sosialisasi dan edukasi sesuai Permendagri 72 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Bogor Nomor 69 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran wabah Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, tambah Ade Yasin, Satgas Covid besama DPMD dan Panitia Kecamatan agar terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada panitia pemilihan tingkat desa, calon dan masyarakat secara masif dan terstruktur terkait penerapan protokol kesehatan pada pilkades serentak, jaga dan antisipasi betul agar pemungutan dan penghitungan suara jangan sampai menciptakan  kerumunan.

Ade Yasin juga menyoroti realisasi anggaran dan pengawalan program prioritas. Dimana waktu efektif pelaksanaan tinggal 16 hari lagi sampai dengan 23 Desember.

“Seluruh kepala perangkat daerah saya perintahkan untuk melakukan pengawasan ketat pelaksanaan dan proses pencairannya setiap hari, bahkan kalau bisa tiap jam,” katanya.

Selanjutnya Ade Yasin meminta kepada Kadiskop UMKM dan Kadisnaker, agar segera merealisasikan bantuan Bansos, UMKM dan untuk korban PHK, dengan ekstra hati-hati dalam proses penyalurannya dan pengadministrasiannya.

Sedangkan terkait hibah pariwisata, Kadisbudpar sebagai leading sector, diminta untuk  mengawal agar semua program dapat seluruhnya terealisasi dan sesuai dengan program pemulihan ekonomi.

Dalam hal menindaklanjuti Rakortas dengan para Perangkat Daerah terkait city beautification project, Bupati menyatakan bahwa kegiatan strategis jangan hanya sekedar jadi fisiknya tapi bagaimana merancang agar masyarakat dapat menikmatinya.

“Untuk itu, agar berkoordinasi intensif dan mensinergikan antar perangkat daerah baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian, serta bagaimana mengatur pemanfaatannya setelah fisik bangunan berdiri,” katanya.

Di akhir arahannya, Bupati Bogor mengingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang ditandai dengan curah hujan yang semakin tinggi.

“Mengingat curah hujan semakin tinggi dan hari Minggu kemarin. Aliran sungai Cidurian meluap hingga merusak jembatan darurat di Kampung Cigowong, Desa Sukamaju Kecamatan Cigudeg. Saya minta BPBD agar tingkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi keadaan,” tutupnya. (frm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook