Harapan Tokoh Spriritual Karawang Atas Kemenangan Cellica – Aep

Tokoh masyarakat dan spiritual Padepokan Elang Guntur Buana Karawang, Abah Jaja Jakaria (kanan) bersama Bupati Karawang Terpilih Cellica Nurrachadiana.

KARAWANG, INDONEWS – Dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Karawang periode 2020-2025 yang berlangsung Rabu 9 Desember 2020, tokoh masyarakat dan spiritual Padepokan Elang Guntur Buana Karawang, Abah Jaja Jakaria mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Cellica Nurrachadiana – Aep Syaepuloh dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karawang.

Abah Jaja menyebut, doanya secara pribadi dan masyarakat Karawang umumnya telah diijabah oleh Allah SWT, sehingga Cellica Nurachadiana – Aep Syaepuloh terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang periode 2020-2025.

“Selamat buat Cellica Nurachadiana dan Aep Syaepuloh telah dipercaya dan terpilih menjadi Bupati dan wakil Bupati Karawang,” ucapnya, seperti diberitakan media Pos Berita Nasional, Sabtu (12/12/2020).

Abah Jaja menuturkan, dirinya dengan Cellica sudah hampir 13 tahun saling kenal, sejak Cellica menjabat wakil bupati, Pjs bupati hingga kini menjadi bupati. Hal tersebut, kata Abah Jaja, diakui oleh Cellica saat berkunjung di kediaman Abah Jaja beberapa bulan sebelum terlaksananya pilkada.

“Bukan hanya sekedar doa saja, saya sebagai yokoh masyarakat dan spiritual pun mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan Cellica-Aep Syaepuloh dalam kontestasi Pilkada Karawang 2020,” ungkapnya.

Dikatakan, dalam perjuangannya untuk memenangkan Cellica – Aep Syaepuloh, dia juga berani berkorban mengeluarkan dana kepada para petani di beberapa kecamatan, seperti Purwasari, Jatisari, Telagasari, Dengklok, Batujaya, hingga wilayah Loji, dengan memberikan pasokan pupuk organik cair dengan cara membayar kepadanya setelah panen.

Abah Jaja menambahkan, dengan terpilihnya kembali Cellica menjadi Bupati Karawang 2 periode tersebut, diharapkan dapat memberikan perhatian lebih penyediaan sarana dan prasarana bagi para petani yang ada di Karawang.

“Para petani menginginkan mendapatkan kemudahan cara pengolahan tanah dengan fasilitas yang memadai, seperti traktor, alat-alat pertanian dan drainase yang belum sempurna diminta diperbaiki, serta irigasi dangkal minta dikeruk secara menyeluruh,” ujarnya.

Terkait kelangkaan pupuk urea, Abah Jaja menyarankan kepada para petani agar memakai pupuk organik sebagaimana yang dilakukannya.

Ketika ditanya lahan sawah produktif yang sudah minim di Karawang, dia menegaskan, agar dipertahankan dan menghentikan pengarugan sawah produktif untuk pemukiman atau perumahan.

“Ketahanan pangan ini yang utama, karena kalau tidak ada pangan, sekuat pemerintah apapun tidak ada apa-apanya,” tegasnya.

Dia menambahkan, terkait hasil panen petani pemerintah Karawang harus turun tangan dalam upaya mengedalikan harga di pasaran.

“Kami mohon kepada pemerintah Karawang, ibu Cellica untuk bisa menangani pembelanjaan gabah ke para petani yang ada di Karawang ini,” pintanya.

Dia pun berharap, kepada Cellica yang terpilih kembali menjadi Bupati Karawang 2020 – 2025, agar menjalankan roda pemerintahan sesuai peraturan dan atau undang-undang yang berlaku.

“Saya memohon 5 tahun kedepan Cellica – Aep dalam memimpin Karawang ini menjalankannya dengan amanah, patonah, sidiq. Jadi pemimpin, yang benar-benar welas asih kepada kaum bawah,” harapnya.

Karena, sambungnya, di Kabupaten Karawang ini jeritan masyarakat kalangan bawah belum terjawab terutama para petani kesejahteraan harus diprioritaskan.

“Karena ini sudah ada program dari bapak Presiden Jokowi, pertanian diutamakan,” tandasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook