Ditantang Bupati Jadi Duta Prokes, Ini Jawaban Abang-Mpok Kabupaten Bekasi

Nafal, Vita dan Luhur, Abang Mpok Pinilih Kabupaten Bekasi tahun 2020 dan Finalis Termuda, berpose di lobi Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (14/12/20).

BEKASI, INDONEWS – Selain menjadi Duta Wisata dan Budaya, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meminta Abang Mpok Pinilih Kabupaten Bekasi 2020 menjadi Duta Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Luhur Pambudi (22 th) dan Vita Septriana Darmastuti (20 th), yang baru saja terpilih sebagai Abang Mpok Kabupaten Bekasi tahun 2020, mengatakan, mereka siap mendukung program pemerintah daerah dalam sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat, terutama untuk kalangan milenial.

“Tapi karena kita dalam keadaan pandemi, untuk dapat bertemu dan mengumpulkan orang banyak tidak mungkin, jadi kita dalam sosialisasi sepertinya akan lebih banyak menggunakan media sosial,” kata Mpok Vita, saat ditemui bekasikab.go.id usai talkshow di Wibawamukti TV Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (14/12/20).

Gadis berparas cantik yang masih tercatat sebagai mahasiswa Semester V Universitas Padjadjaran ini menilai, sosialisasi prokes di kalangan milenial masih perlu ditingkatkan karena kesadaran anak-anak muda terhadap protokol kesehatan sejauh ini masih kurang.

“Misalnya saat nongkrong, anak muda masih belum jaga jarak, satu meja harusnya untuk berdua dipake untuk berempat, kalau lagi aktivitas juga maskernya diturunin,” ujarnya.

Pendapat senada disampaikan Luhur Pambudi, cowok ganteng yang mewakili Kecamatan Babelan ini mengatakan, menjaga protokol kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tapi juga masyarakat.

“Di Kabupaten Bekasi kan ada program Genggam, Gerakan menggunakan masker dan juga 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Kita pastinya  akan terus bantu sosialisasikan dan saling bersinergi untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.

Sebagai Abang Mpok Kabupaten Bekasi yang terpilih di masa pandemi Covid-19 pada 9 Desember 2020 lalu, Luhur dan Vita mengajak anak-anak muda di Kabupaten Bekasi agar dapat menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Kami juga berharap, masyarakat, pemerintah dan swasta, dapat bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi, sama-sama berkontribusi untuk menjadikan Bekasi dua kali tambah baik,” ucapnya.

Selain sebagai Duta Protokol Kesehatan Covid-19, Bang Luhur dan Mpok Vita mendapat tugas untuk  mewakili Kabupaten Bekasi di ajang Mojang Jajaka Jawa Barat tahun 2022 yang akan datang.

“Karena pandemi, pemilihan Mojang Jajaka Jawa Barat tahun ini ditiadakan. Jadi untuk tahun 2021 yang akan dikirim adalah senior kami, Abang Mpok Pinilih Kabupaten Bekasi tahun lalu,” kata Vita.

Sementara itu finalis termuda Abang Mpok Kabupaten Bekasi, Nafal Akbar Fachrizal (17 th), mengajak anak-anak muda di Kabupaten Bekasi untuk terus mengembangkan diri dan memajukan daerahnya.

“Untuk anak-anak muda yang punya potensi, jangan takut untuk mengembangkan diri, ayo kita sama-sama memajukan Kabupaten Bekasi,” kata Nafal yang masih sekolah di SMA Negeri 1 Cikarang Utara ini. (Adv)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook