PDI Perjuangan Kab. Bogor: Jangan Ada Lagi Korupsi di Indonesia

BOGOR, INDONEWS,- Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Desember. Hari ini diperingati, salah satunya untuk meningkatkan kesadaran akan korupsi dan dampak negatifnya terhadap masya-rakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, H.R. Bayu Syahjohan berharap di Indonesia tak ada lagi peringatan Hari Anti Korupsi, artinya Indonesia bersih dari korupsi.

“Rakyat Indonesia tentunya bercita agar Indonesia menjadi negara tanpa korupsi, sehingga kalaupun hari peringatannya (hari anti korupsi) ada, Indonesia hanya sebatas memaknainya saja,” ujar Bayu saat ditemui di Cibinong, Bogor, Selasa (15/12).

Bayu menuturkan, peringatan tahun ini merupakan peringatan yang ke 15 sejak pertama kali ditetapkannya Hari Anti Korupsi Se-dunia, yang diresmikan pa-da 9 Desember 2003.

Sejarah lahirnya Hari Anti Korupsi Dunia dimulai setelah Konvensi PBB Melawan Korupsi pada 31 Oktober 2003 untuk meningkatkan kesadaran anti korupsi. Melalui resolusi 58/4 pada 31 Oktober 2003, PBB menetapkan 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi Internasional.

“Untuk kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor sendiri, sudah berkomitmen untuk tidak melakukan ko-rupsi. Kami terus melakukan pembinaan agar kader banteng tak hanya mengharamkan korupsi, tapi juga memberantasnya,” tutur Bayu.

Pimpinan partai, kata dia, secara intensif memperingatkan kadernya untuk menjauhi korupsi, dan mencoba memeranginya. Namun, kalaupun ada oknum yang terlibat korupsi, maka partai akan menghormati hukum yang berlaku.

“Walau bagaimana pun, tindakan korupsi adalah melawan hukum, sehingga jika ada kader kami yang terjerumus korupsi, kami akan segera lucuti atribut partai dan menyerahkannya kepada hukum. Ini kami lakukan sebagai komitmen kami dalam memberantas korupsi,” ujar Bayu.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan, H. Bambang Gunawan menambahkan, PDI Perjuangan bersama rakyat akan terus mengawal program-program pemerintah dari tindak-tanduk korupsi.

“Maka dari itu, PDI Perjuangan mengajak masyarakat, khususnya kader untuk memaknai Hari Anti Korupsi Sedunia dengan sungguh-sungguh dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya menghilangkan korupsi di Bumi Pertiwi,” tandasnya. (bin)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook