Warga Desa Mampir Terima BLT-DD 3 Bulan Sekaligus

BOGOR, INDONEWS – Pemerintah Desa (Pemdes) Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 157 Kepala Keluarga (KK) di aula kantor Desa Mampir, Kamis (17/12/2020).

Bantuan ini bertujuan untuk membantu warga kurang mampu yang terdampak ekonominya pandemi Covid-19. Warga penerima BLT DD terlihat antusias. Penerima didominasi lansia.

Masyarakat Desa Mampir yang sudah terdata sudah seluruhnya menerima bantuan tersebut. Pemdes Mampir pun sempat dibuat sibuk mendistribusikan bantuan pemerintah kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Kepala Desa Mampir, Asep Supini menyampaikan, Pemdes Mampir menyalurankan bantuan BLT DD berupa uang tunai senilai Rp 300.000.

“Namun karena adanya keterlambatan pencairan dari pemerintah daerah sebelumnya, jadi bantuan diberikan sekaligus, yakni sebesar Rp 900 ribu (tiga bulan)secara akumulatif. Mekanismenya adalah melalui kantor desa dan dibagikan satu persatu kepada warga yang sudah terdata,” jelasnya.

Asep berharap, bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga dapat berguna dan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Asep juga mengimbau dan mensosialisasikan tentang PSBB, serta protokol kesehatan pada masyarakat, khususnya Desa Mampir agar tetap menerapkan 3 M (mencuci tangan, memakai masker, melakukan pshycal distancing) dan terapkan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari wabah Covid-19.

Di lokasi penyaluran BLT-DD, Ketua BPD Mampir, Hamali Ali menyampaikan, keterlambatan cairnya dana desa dari pemerintah membuat penyaluran bantuan langsung tunai ini diberikan 3 bulan sekaligus.

“Saya menilai hal ini faktor bukan disengaja. Walaupun demikian, saya selaku Ketua BPD mengucapkan terima kasih kepada kepala desa karena konsekwen melaksanakan penyaluran bantuan ini,” ungkapnya.

“Saya berharap Pemdes Mampir kedepan lebih baik dan lebih profesional lagi dalam bekerja dan melayani masyarakat, juga berharap kepada pemerintah daerah agar bisa lebih tepat waktu dalam hal pencairan dana desa karena bantuan ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus lebih diutamakan,” harapnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook