Terpilih Jadi Kades Limusnunggal, Gali Rakasiwi Membawa Harapan Baru

BOGOR, INDONEWS – Pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2020 yang dilaksanakan Minggu (20/12/2020), Galih Rakasiwi terpilih sebagai Kepala Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Dengan demikian, Galih menjabat pada masa bakti 2020-2026.

Kepemimpinan baru ini diharapkan dapat memberikan sebuah semangat baru. Di Desa Limusnunggal juga ada harapan baru demi kemajuan desa, apalagi usia kades terpilih ini terbilang muda sehingga bisa menggebrak semangat membangun Desa Limusnunggal.

Sebagai calon kepala desa terpilih, Galih Rakasiwi mengucapkan terima kasih kepada tim dan pedukungnya yang telah bekerja keras.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Limusnunggal yang telah mempercayakan kepada saya untuk memegang estafet pemerintahan Desa Limusnunggal untuk 6 tahun kedepan,” kata Galih di kediamannya, Senin (21/12/2020).

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Limusnunggal untuk bersatu padu membangun dan memajukan desa kita. Dalam pesta demokrasi pemilihan kepala desa, pasti ada yang kalah dan menang. Namun begitu pesta selesai tidak ada lagi pendukung A dan pendukung B. Saya akan merangkul semua masyarakat untuk menjadikan Desa Limusnunggal desa yang maju dan mandiri serta sejahterah. Siapapun kepala desa terpilih, dia adalah milik seluruh masyarakat,” ujar Galih.

“Ada beberapa visi dan saya yakni visi ini bisa terwujud di pemerintahan Desa Limusnunggal. Visi tersebut ialah bersih, transparan, informasi berbasis IT dan amanah, dalam rangka mewujudkan masyarakat Desa Limusnunggal yang kompak, dinamis, kreatif, mandiri, santun dan berkepribadian,” tambahnya.

Kemudian, lanjut Galih, dirinya akan meningkatkan sistem pelayanan cepat, mengurangi pengangguran dengan meningkatkan SDM dan mendorong masyarakat dalam bidang pendidikan.

“Yang tidak punya ijazah agar bisa mengejar paket sesuai kebutuhan perusahaan, dan membuka balai pelatihan kerja agar 40 persen warga setempat yang harus dan utama diberdayakan oleh perusahaan sekitar. Kami akan membuka informasi masyarakat dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan untuk diketahui masyarakat,” katanya lagi.

Disinggung mengenai adanya dugaan tempat maksiat di Desa Limusnunggal yang sulit dihilangkan dan ditertibkan walaupun sudah beberapa kali ganti kepala desa, ia mengatakan hal tersebut bukan hanya tugas dan tangung jawab Kepala Desa Limusnunggal, tapi semua masyarakat juga harus ikut serta berperan aktif dalam menghilangkan tempat tersebut.

“Saya akan bekerja sama dengan para alim ulama dan umaroh dengan cara bertahap. Semoga semua persoalan di Limusnunggal bisa kita atasi bersama,” tandasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook