Tanggulangi Banjir Bupati Bogor Resmikan 19 Rumah Pompa Air

Bupati Bogor, Ade Yasin

BOGOR, INDONEWS – Sebagai bukti perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terhadap masyarakat Bojongkulur, khususnya perumahan Villa Mahkota Pesona dan Villa Nusa Indah yang kerap terdampak banjir, Bupati Bogor, Ade Yasin meresmikan 19 rumah pompa air di Bojongkulur Kabupaten Bogor, Senin (28/12/2020). Hal Itu dilakukan untuk menanggulangi masalah banjir di wilayah tersebut.

Ade Yasin mengatakan, wilayah Bojongkulur kerap banjir di musim hujan karena berada di tengah-tengah antara aliran Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang mengalir hingga ke Bekasi. Jika salah satu sungai meluap, maka Desa Bojongkulur akan terdampak.

Di samping itu, dataran Bojongkulur lebih rendah sehingga rawan banjir. Dengan diresmikannya penggunaan 19 rumah pompa air dengan mesin pompa berkapasitas besar (100 liter/detik) akan membantu masyarakat Bojongkulur dalam menanggulangi banjir.

“Pompa banjir ini sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah genangan air dan banjir. Saat tanggul rembes, pintu air bocor atau hujan lokal, pompa dinyalakan untuk membuang air dari perumahan ke sungai,” tuturnya.

Menurutnya, pengadaan pompa banjir ini adalah untuk memenuhi permintaan masyarakat Desa Bojongkulur khususnya masyarakat terdampak banjir kepada pemerintah Kabupaten Bogor dan telah selesai dibangun pada bulan September 2020 melalui Dinas PUPR.

Sejalan dengan Karsa Bogor Membangun, Pemerintah Kabupaten Bogor sangat serius dalam upaya penanganan dan pencegahan banjir di Kabupaten Bogor. Untuk tahun 2021 telah dianggarkan penambahan pengadaan dan pembangunan rumah pompa di Bojongkulur serta usulan pemeliharaan dan operatornya. Juga akan dimulai program Normalisasi Sungai Cileungsi.

“Semoga keberadaan pompa banjir ini bermanfaat khususnya bagi 7.600 KK korban banjir di Bojongkulur. Disamping itu kami juga terus mengupayakan pembangunan bendungan sebagai solusi persoalan banjir di Bogor dan Bekasi. Ini juga tentunya harus juga didukung oleh masyarakat supaya dapat segera terwujud,” tegas Ade Yasin.

Selanjutnya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Soebiantoro mengatakan, rumah pompa mempunyai peranan penting dalam penanganan dan menanggulangi banjir, dimana pompa juga bermanfaat saat pintu air ditutup terjadi rembesan, tanggul yang berada di Sungai Cileungsi ataupun Sungai Cikeas bocor atau hujan lokal yang berdampak terjadinya genangan. Ketika terjadi banjir pompa bermanfaat mempercepat pengeringan banjir dan meminimalisir endapan lumpur.

“Adapun sumber pembiayaan, berasal dari APBD Kabupaten Bogor dengan total pagu anggaran senilai tiga milyar delapan ratus juta rupiah untuk pengadaan dan pembangunan 19 (sembilan belas) rumah pompa dengan kapasitas sedot mesin dan buang sebesar 150 liter/detik dan diselesaikan selama 75 hari kerja,” imbuhnya.

Tambah Kadis yang akrab disapa Bibin menambahkan, adapun komparasi keadaan rumah pompa  ini adalah luas lahan bangunan : 3,8 m x 3,8 m = 14,4 m2, tinggi  : ± 6 meter, konstruksi struktur beton bertulang, dan struktur rangka untuk tangga menggunakan baja. Serta mesin pompa banjir type gtr kapasitas 150 liter/detik dengan mesin penggerak diesel ts 230 power 20 hp.

“Keberadaan rumah pompa yang baru ini telah dilakukan commissioning test (tes fungsi) oleh tim ahli pompa banjir dan telah dinyatakan aman serta berfungsi dengan baik. Kami berharap bantuan ini dapat benar-benar bermanfaat untuk warga,” tukasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook