Diduga Maling Motor, Pemuda Babak Belur Diamuk Massa

BOGOR, INDONEWS – Seorangan diduga maling motor diamuk massa hingga babak belur, Senin (11/1/2021) sekitar pukul 19.40 Wib.

Pelaku nekad beraksi di depan korbannya saat berada di depan warung sate Ruko Taman Cileungsi Metland, Jalan Raya Taman Cileungsi, Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Satu orang pelaku inisial YD (28) warga Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi babak belur diamuk massa. Bahkan kendati sudah diamankan petugas, massa terus berusaha hendak mengamuk pelaku. Beruntung pelaku berhasil diamankan polisi, sehingga nyawanya selamat.

M. Ziran (15), warga perum Griya Pratama, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi yang menjadi korban dan juga saksi menyampaikan, sekitar pukul 18.40 Wib korban sedang membeli sate dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat B 4874 FHK, kemudian saat menunggu pesanan dan duduk di sepeda motor datang laki-laki tidak dikenal dengan mengatakan “Ini motor saya” kemudian korban turun dan menjauh dari sepeda motor, dan laki-laki tersebut menggoyang-goyangkan stang motor kemudian korban menegur hingga terjadilah cekcok mulut.

“Tidak lama, datang warga menengahi dan mengatakan, ‘kamu mau maling motor ya’. Kemudian digeledah dan diamankan di kantor Si Cepat yang berada tidak jauh dari TKP, kemudian warga berdatangan dan sempat menghakimi pelaku, kemudian datang petugas kepolisian untuk mengamankan pelaku,” jelasnya.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam membenarkan kejadian tersebut.

“Setelah menerima laporan sekitar pukul 20:00 Wib, kami mendatangi dan mengolah TKP. Kita evakuasi pelaku dan mengamankan barang bukti dan mencari saksi. Kita juga bawa pelaku ke puskesmas Cileungsi untuk diobati, mengembangkan kasus dan memproses sidik tuntas,” terangnya.

“Namun karena jumlah massa atau warga tidak terbendung, pelaku tersebut babak belur. Tapi berhasil dievakuasi dan diberikan pertolongan pertama dengan membawa ke Puskesmas Cileungsi. Setelah itu pelaku dan BB diamankan di Polsek Cileungsi guna dilakukan proses selanjutnya,” tutur Andri.

Adapun barang bukti yang diamankan ialah satu buah sepeda motor honda beat No. Pol B 4874 FHK, warna merah putih, berikut kunci kontaknya, dua buah kunci letter L yang telah dimodif.

“Pasal yang dikenakan kepada tersangka, sementara Pasal 363 dan 365 ancamannya maksimal 20 tahun kurungan penjara,” tutupnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook