Banjir Bandang Bogor Akibatkan Ratusan Rumah Rusak dan Warga Mengungsi

BOGOR, INDONEWS – Banjir bandang menerjang Kp. Rawa Dulang, RT 02/03, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten bogor, Selasa (19/1/2021).

Sekretaria BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo menjelaskan, Selasa pagi pukul 04:00 Wib luapan air kali Cisampai mulai memasuki kawasan Agro Wisata Gunung Mas.

Hal ini dipicu hujan yang terjadi sejak Senin malam di kawasan Puncak. Kemudian air mulai naik pukul 04:00 pagi. Mmasyarakat pun langsung berlarian ke tempat-tempat aman.

Dikatakan, sebanyak tiga unit rumah dan satu unit warung hancur usai banjir bandang menerjang Kampung Gunung Mas Blok C dan Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan.

“Sebanyak 3 unit rumah rusak berat dan 1 unit warung rusak berat. Korban jiwa nihil,” ungkap Manajer Pusdalops PB BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu, Rabu (20/1).

Selain itu, lanjut Budi, sebanyak 637 jiwa mengungsi ke sejumlah titik. Budi menyebut, 40 kepala keluarga (KK) atau 180 jiwa mengungsi di 21 pondokan. Kemudian, 2 KK atau 11 jiwa mengungsi ke Cirohani (Samping Argamulya).

Selanjutnya, 8 KK atau 30 jiwa mengungsi ke Rawadulang serta 111 KK atau 416 jiwa mengungsi ke Kampung Pengsiunan.

Sebelumnya, Bupati bogor Ade Yasin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Bersyukur sejauh ini tidak ada korban jiwa. Tapi kami masih update laporan terus terkait penyebab banjir bandang maupun korban, yang terpenting dievakuasi dulu, ada 134 KK dengan 474 jiwa harus mengungsi ke masjid maupun tempat-tempat yang aman, khawatir akan ada banjir bandang susulan,” kata Ade Yasin.

Pihaknya pun segera mendirikan posko bencana untuk menyiapkan kebutuhan warga yang harus mengungsi akibat peristiwa ini.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara ini tidak datang ke lokasi wisata, terlebih saat ini curah hujan di Bogor sedang tinggi, khawatir akan kondisi ketahanan tanah,” jelasnya. (Ddn)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook