Pemkab Bogor Siaga Bencana Hidrometeorologi, Ini Pesan Bupati

Bupati Bogor, Ade Yasin

BOGOR, INDONEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor: 360/16/Kpts/BPBD/2020 tentang kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bogor.

SE ini berdasarkan surat Kepala BNPB Nomor: B.680/BNPB/SU/PK.03.01/20/2020, tanggal 26 Oktober 2020 perihal peringatan dini potensi La Lina dan Keputusan Bupati Bogor Nomor: 360/14/Kpts/BPBD/2020 tanggal 3 Desember 2020, tentang penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin dalam siaran pers yang diterima Indonews menyebutkan, surat tersebut memerintahkan para kepala perangkat daerah, camat dan kepala desa/lurah se-Kabupaten Bogor untuk melakukan langkah-langkah kesiapan  sebagai berikut;

  1. Selalu mengikuti informasi terkini terkait kondisi cucaca melalui website BMKG www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca-indonesia.bmkg dan akun telegram RESMMA-8.
  2. Bersama dengan masyarakat melakukan upaya-upaya, antara lain: pertama, membersihkan saluran sungai agar tidak terjadi pengumbatan air yang dapat mengakibatkan banjir.

“Kedua, melakukan pengecekan semua kondisi tebingan khususnya yang berada di tengah pemukiman. Apabila ditemukan keretakan atau rekahan atau pepohonan dan tiang dalam kondisi miring yang merupakan gejala awal terjadinya longsoran, maka segera dilakukan tindakan menutup keretakan atau rekahan dengan tanah liat,” jelas Ade, Yasin, Sabtu (23/1/2021).

Ketiga, tambahnya, melakukan siskamling, khususnya pada saat dan sesudah terjadinya hujan lebat pada semua tebingan dan saluran air atau sungai yang diperkirakan berpotensi terjadinya longsor atau banjir.

“Keempat, mengaktifkan jaringan komunikasi dengan aparatur tingkat kelurahan/desa dan kecamatan hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor melalui call center Pusdalops BPBD Kabupaten Bogor dengan nomor 081210109002,” sebutnya.

Kelima, sambung Ade Yasin, perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya beserta kecamatan menyiapkan personel, peralatan, bahan dan logistik untuk sewaktu-waktu dapat digunakan pada saat terjadinya bencana.

“Dan keenam, BPBD Kabupaten Bogor menyiapkan pos komando siaga darurat dengan melibatkan perangkat daerah, kecamatan, TNI, Polri dan relawan,” pungkas Ade Yasin. (bin)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook