Zahran dan Zahira, Kakak Beradik Asal Cileungsi Juara Dunia Karate Secara Virtual di Brazil

BOGOR, INDONEWS – Kakak beradik asal Cileungsi, Zahran Kautsar Fortius Kamarullah 10 tahun, dan Zahira Aulyanissa Putri Kamarullah 7 tahun, berhasil menjuarai kompetisi kejuaraan World Karate Championship di Brasil, ajang kompetisi ini dilakukan secara virtual.

Zahran Kautsar Fortius Kamarullah siswa kelas 5 dan Zahira Aulyanissa Putri Kamarullah siswa kelas 2, SDN Nyalindung, Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, ini berhasil menjuarai di masing-masing kategori.

Pada World Karate Championship ini, Zahran menduduki posisi ketiga sebagai juara Kata U-11 dan Zahira menduduki posisi pertama sebagai juara karate Usia Dini Putri.

“Aku sangat senang mendapatkan juara dunia karate yang dilombakan melalui virtual di Brazil. Semoga dengan hasil ini aku bisa mengharumkan nama ayah ibu dan Indonesia,” ujar Zahran diamini Zahira mengatakan, Selasa (26/1/2021).

Sementara Nurul Kamarullah, ayah dari Zahran dan Zahira mengaku dirinya sering melatih anak-anaknya karate sehingga lama-lama suka.

“Yang saya persiapkan mereka berlatih kesempurnaan, itu kita dapat dengan berlatih, sesering mungkin sebisa mungkin selama saya punya waktu luang mereka latihan,” ungkapnya.

“Mereka tetap karate, artinya sekejul untuk pelajaran mereka tidak kalah ketinggalan, akan tetap ikut bimbingan belajar dan skill. Jalan mereka masih jauh, jadi karate itu kelasnya pun masih di usia dini, masih dibawah bahkan pra usia dini, jadi masih panjang sekali. Mereka akan tetap berlatih dan kita persiapkan kalau bisa ke jenjang yang lebih tinggi, menjadi atlet Indonesia, ya kita maksimalkan,” ujarnya.

“Alhamdulillah, kita setelah menjadi juara dunia kemaren mendapat undangan dari Junaedi Samsudin, Ketua KONI Kabupaten Bogor yang cukup terbuka dan peduli untuk kemajuan putra-putri daerah khususnya Kabupaten Bogor. Beliau sangat mengapresiasi,” tambahnya.

Ia berharap dalam waktu dekat pihaknya bisa menerima undangan dari Bupati Bogor Ade Yasin agar olahragawan yang lain dengan prestasi.

“Harapan saya kepada pemerintah daerah khususnya Kabupaten Bogor, Bupati Bogor bisa lebih menghargai, mengayomi dan memberikan jalur kepada mereka yang berprestasi, baik  berupa beasiswa atau pendidikan secara gratis,” pungkasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook