BAMUSI Kab. Bogor: NU Salah Satu Solusi Atasi Masalah Sosial Tanah Air

Dari kiri, Ketua Bamusi Kabupaten Bogor, H. Agus Riadi, Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Jonny Sirait, A.Md dan Sekretaris Bamusi Kabupaten Bogor H. Asep Nuhdi, SthI, MPd.

BOGOR, INDONEWS – Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas Islam terbesar yang telah berdiri sangat lama, sebelum adanya kemerdekaan Indonesia. Nahdlatul Ulama lahir pada 16 Rajab 1344 H yang bertepatan 31 Januari 1926 M untuk menyebarkan Aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan.

Demikian dijelaskan Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Bogor, Jawa Barat H. Agus Riadi menjelang peringatan hari lahir (harlah) NU ke 95 Masehi/98 Hijriyah, atau 31 Januari 2021 besok.

“Kita sudah mengetahui bagaimana sepak terjang NU dari sejarahnya. Terbentuknya organisasi NU yang melewati begitu panjang proses lahir dan batin. NU lahir dari adanya petunjuk dari Allah Subhanahu wa ta’ala, yakni untuk merespons kondisi rakyat yang sedang terjajah, masalah keagamaan, dan masalah sosial di tanah air,” jelas H. Agus didampingi Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Jonny Sirait, A.Md, Sekretaris Bamusi Kabupaten Bogor H. Asep Nuhdi, SthI, MPd dan bendaharanya Hj. Dian Rosita, di Kabupaten Bogor, Sabtu (30/1/2021).

Selain itu, kata dia, kehadiran NU juga dapat menegakkan warisan-warisan kebudayaan dan peradaban Islam yang telah diperjuangkan oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

“Beberapa hari kedepan Nahdlatul Ulama telah genap berusia 95 tahun, yakni pada 31 Januari 2021, kemudian untuk memperingati hari lahirnya Nahdlatul Ulama telah banyak persiapan yang dilakukan oleh pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus cabang, dan majelis wakil cabang, pengurus ranting, pengurus anak ranting, dan pengurus anak cabang istimewa. Kami dari Bamusi tak luput ikut bergembira atas peringatan ini. NU menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah sosial di tanah air,” pungkas H. Agus.

Sementara itu, H. Asep menambahkan semarak menyambut hari lahir NU telah terlihat dari jauh-jauh hari. Hal itu, menurut H. Asep, menunjukan bagaimana rakyat Indonesia mencintai NU.

“Ya, pada Senin 31 Januari 2021 besok, Nahdlatu Ulama (NU) memasuki usia ke-95 tahun versi Masehi. Kurang dari 5 tahun lagi Nahdlatul Ulama akan berusia 1 abad. Diusia yang tidak muda lagi, peran NU mulai dari mendirikan, menjaga, hingga membangun negara dan bangsa sudah tidak diragukan lagi dan sudah terbukti dari masa kemasa. Sehingga tak heran saat ini bangsa Indonesia antusias memperingati hari lahir NU,” katanya.

Di tempat sama, Jonny Sirait, A.Md menuturkan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor bersama Bamusi Kabupaten Bogor, serta NU telah memiliki visi dan misi yang sama, yaitu membela ‘wong cilik’ atau warga yang terpinggirkan.

“PDI Perjuangan pun akan menggelar perayaan khusus memperingati harlah (NU) ke-95 pada 31 Januari 2021. Perayaan tersebut adalah wujud solidaritas sebagai sesama ‘wong cilik’. Nantinya perayaan itu akan dilakukan secara virtual dan mengambil tema ‘Rumah Nusantara’. Sebab PDI Perjuangan memandang NU betul-betul telah menjadi rumah yang melindungi dan menaungi keragaman negeri ini,” terang Jonny.

Jonny juga mengupas bahwa Presiden Pertama Indonesia, Bung Karno dalam Muktamar NU pernah menyampaikan persamaan antara NU dan kaum nasionalis karena kedua kelompok ini sama-sama cinta Tanah Air dan punya komitmen terhadap keadilan sosial.

“Kemudian Bung Karno menyebut mayoritas anggotanya yang berasal dari kalangan wong cilik sebagai kaum Marhaen. Spirit inilah yang akan terus dinyalakan agar negeri ini semakin solid dan jaya pada masa kini dan masa-masa mendatang. Maka peringatan Harlah NU ke-95 ini adalah juga wujud solidaritas dari PDI Perjuangan untuk NU sebagai sesama Wong Cilik,” pungkasnya.

Terakhir, ketiga tokoh Kabupaten Bogor tersebut membuat sebuah video khusus untuk mengucapkan selamat hari lahir Nahdatul Ulama.

“Kami pengurus Bamusi Kabupaten Bogor mengucapkan selamat Harlah NU ke 95 Masehi / 98 Hijriyah. Kami bersyukur dan bergembira atas Harlah Nahdlatul Ulama. Melalui wasilah gembira atas Harlah NU, semoga ya Allah…ya Rosulallah. Kami pengurus Bamusi Kabupaten Bogor dianggap sebagai santri Mbah Hasyim Asy’ari,” ucap H. Agus Riadi dalam video tersebut. (bon)

Simak videonya:

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook