Pegawai Indomaret Rampas HP Wartawan saat Meliput Dugaan Pelanggar Prokes

BOGOR, INDONEWS – Oknum pegawai minimarket Indomaret terancam pidana lantaran aksinya yang bak seorang preman, merampas handpone (HP) salah satu wartawan media online saat meliput dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes), karena minimarket tersebut masih buka lewat jam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jumat (29/1/2021).

Kepada Indonews, Deni Supriadi, wartawan Media Online News Indonesia, mengakui adanya oknum pegawai Indomaret merampas HP dirinya saat hendak mengkonfirmasi terkait dugaan pelanggaran prokes minimarket di jalan Raya Mercedes Benz, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tepatnya depan kantor desa Cicadas.

Deni mengaku HP miliknya dirampas saat akan melakukan wawancara seraya merekam. HP dirampas pegawai Indomart dengan alasan tidak mau direkam.

“Benar tadi HP saya direbut atau dirampas oleh oknum pegawai minimarket Indomaret dan rekaman saya langsung dimatiin sama oknum tersebut. Sampai saat ini saya belum tahu namanya siapa. Yang jelas tindakan ini berupa menghalang-halangi tugas wartawan untuk meliput tentang penerapan protokol kesehatan yang terpantau di jam yang sudah ditentukan tapi masih beroperasi,” jelas Deni.

Dikatakan Deni, pegawai Indomaret cabang Cicadas Wanaherang ditenggarai melanggar UU 40 tahun 1999 tentang PERS yang memuat tugas pokok dan fungsi PERS.

“Saya akan melaporkan kejadian ini pada dewan PERS dan pihak penegak hukum, karena dia (pegawai Indomart, red) telah mekakukan tindakan pidana menghalang-halangi tugas pokok dan fungsi wartawan, serta perbuatan tidak menyenangkan dengan merampas HP saya. Akibatnya, saya tidak bisa menjalankan tupoksi saya dan terkesan oknum pegawai Indomaret tersebut tidak menyesal dan tak merasa bersalah,” ujar Deni.

Sementara itu, pegawai Indomaret tersebut saat dikonfirmasi Indonews mengaku melakukan perampasan HP karena tidak ingin direkam, dan tidak tahu jika HP yang dirampas milik wartawan. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook