Polemik Karang Taruna, Kades Cicadas Sampaikan Ini

BOGOR, INDONEWS – Polemik Ketua Karang Taruna Desa Cicadas dengan Kepala Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sempat meruncing. Hal ini dipicu dari tindakan Kepala Desa (Kades) Cicadas, Dian Hermawan yang mencabut Surat Keputusan (SK) kepengurusan Karang Taruna Periode 2020-2025.

Ketua Katar Desa Cicadas, Firman Arrasyid sebelumnya menilai bahwa keputusan kades selaku pembina katar melakukan tindakan yang salah atau tidak tepat. Keputusan ini disinyalir tidak mengikuti aturan dan tidak melalui mekanisme yang benar serta cacat hukum.

Pencabutan SK Katar, dinilai merupakan keputusan yang salah. Namun, Kepala Desa Cicadas membantahnya.

“Saya selaku Pembina Karang Taruna Desa Cicadas mencabut SK kepengurusan Karang Taruna Desa Cicadas masa bakti 2020 -2025, itu sudah dengan berbagai pertimbangan dan sudah mengikuti aturan serta mekanisme yang benar,” ujar Kades Cicadas, saat ditemui INDONEWS di ruang kerjanya, Selasa (2/2/2021).

Ia mengatakan, keputusan mencabut SK Karang Taruna Desa Cicadas tersebut sudah final. Menurutnya, karang taruna itu adalah organisasi lembaga atau wadah kepemudaan yang harus mensuport program-program pemerintah desa agar terwujud dan terlaksana program pemerintah yang sukses.

“Program pemdes itu bukan program kepentingan pribadi atau perorangan, dan dalam membuat program pun pemerintah desa harus berdasarkan kepentingan masyarakat dan menyerap aspirasi dari masyarakat,” tuturnya.

Dikatakan, terkait adanya pihak yang keberatan dengan keputusan dirinya sebagai kades, itu merupakan hak mereka.

“Silahkan saja. Dalam hal ini agar organisasi bisa terus berjalan. Saya sudah melayangkan surat ke ketua forum kecamatan, dan hari ini kami sudah menerima surat dari forum kecamatan. Hasilnya sudah dibentuk oleh forum kecamatan, karateker yang akan membantu proses dan mekanisme selanjutnya agar terbentuk karang taruna baru,” tandasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook