Lailatul Ij’tima & Ngopi Bareng Putaran Ketigadi Gedung Hijau PCNU Bogor

BOGOR, INDONEWS – Prof. Dr. Kh. Manarul Hidayat, MA Rois Syuriah PBNU memberi nasihat kepada kader NU dalam acara  Lailatul Ij’tima dan Ngopi Bareng KH Manarul, 3 Februari 2021.

Kegiatan ini rutin dan semoga istiqomah, khususnya KH. Manarul sehat afiat, sehingga tetap dapat membimbing harokah sekaligus pembekalan bagi para kader NU. Harokah dari masa ke masa penuh tantangan dan rintangan yang semakin kompleks.

Bahkan tidak jarang muncul dari internal sendiri, seperti kurang kompak, kurang mendukung kegiatan teman-teman yang sedang berusaha berhidmah. Ini bisa saja wujudnya, kegiatan yang dilakukan tingkat cabang, kurang didukung oleh tingkat MWC dan ranting. Atau sebaliknya kegiatan  di bawahnya kurang didukung oleh tingkat atasnya. Sehingga perlu untuk mengingatkan kembali seluruh jajaran pengurus NU berbagai tingkatan untuk sadar sesuai titik tolak didirikannya NU.

Kyai Manarul mengajak untuk ‘flash back’ dari kelahiran NU, dengan tujuan, menyadarkan umat Islam bangkit dari kungkungan penjajah dibawah komando ulama ahlussunah wal jamaah. Inisiatornya KH. Khlolil Bangkalan, mediatornya Mbah As’ad Syamsul Arifin, eksekutornya Mbah Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, KH Bisri Syamsuri.

Ada gerakan ajaran Islam yang bertentangan dengan rahmatan Lil ‘alamin yang menjurus ke arah radikal dan sering menafikan budaya lokal, sering mengatakan bid’ah seperti yang digelorakan wahabi salafi.

Kyai Manarul memberi penekanan agar kader NU mengurus akar rumput (grass roots), membantu perjuangan para kyai kampung (mengutip istilah dari Gus Dur).

Kepada Pengurus LTMNU sebagai pelaksana Lailatul Ij’tima dan ngopi bareng bersama Kyai Manarul, beliau meminta agar kegiatan ini berkeliling ke pelosok wilayah di Kabupaten Bogor.

“Abi siap dibawa keliling oleh Ketua ltmnu ke pelosok menyapa grass roots di Kabupaten Bogor”,  dikatakan KH. Manarul kepada H. Agus Riadi di depan hadirin.

“Sampai putaran ketiga di ring ibu Kota Kabupaten Bogor, dirasa cukup ya, mulai bulan besok silahkan berputar, tawarkan siapa yang mau dan siap ditempati,” lanjut Kyai Manarul.

Dari jamaah ngopi bareng, yang berasal dari Ciomas, meminta agar bulan depan atau putaran keempat ditempatkan di Ciomas.

“Kami siap untuk Selasa malam Rabu pertama bulan Maret di Ciomas, pondok pesantren Al Fatah,” diungkapkan KH. Maryudi MA – Wakil Ketua PC LTMNU Kanuoaten Bogor yang juga sebagai Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Ya kita sepakati putaran keempat bulan besok di Ciomas,  sebagai penyelenggara lokalnya LTM MWCNU Kecamatan Ciomas. Hadirkan juga nanti para pengurus DKM Masjid dan Musholla,” pinta H. Agus (Ketua LTMNU Bogor) yang juga diamini ketua program KH. Sayadih SAg.

Adapun kemasan acaranya, diawali Istighotsah bersanad Mbah Hasyim Asy’ari, kemudian pembacaan Kitab Risalah Ahlussunah Wal Jamaah, karya Mbah Hasyim Asy’ari. Setelah itu, pembekalan kader NU oleh Prof. Dr. Kh. Manarul Hidayat, MA (Rois Syuriah PBNU).

“Alhamdulillah, setiap kegiatan Lailatul Ij’tima dan Ngopi bareng KH. Manarul, selalu dikawal oleh Banser,” tandasnya. (Bint)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook