Daring Dinilai Tidak Efektif untuk Pembelajaran Siswa

Pengawasan SD Kecamatan Parung, Ely.

BOGOR, INDONEWS – Pandemi Covid-19 sangat memprihatikan semua aspek, terlebih masa depan anak bangsa di bidang pendidikan, terutama di usia pendidikan dasar.

Pengawasan SD Kecamatan Parung, Ely mengungkapkan bahwa pembelajaran dalam jaringan atau daring tidak efektif akibat sejumlah kendala, seperti orangtua siswa tidak memiliki handphone android, sinyal buruk da nada yang punya android namun selalu dipakai orangtua bekerja.

“Jadi memang banyak sekali kendalanya. Dan mohon maaf ada sebagian orangtua, SDM nya kurang dan lain sebagainya. Keluhan guru dan orangtua hampir sama, jadi pembelajaran seperti ini tidak efektif, terutama pembinaan karakter anak tersebut tidak terkontrol,” jelas Ely, usai mengikuti rapat dinas pendidikan melalui Koordinator Layanan Satuan Pendidikan (Koryandik) Kecamatan Parung, di aula PGRI Parung, Kamis (4/2/21 ).

Kepada Indonews, Ely yang juga sebagai Pembina SD sekaligus ketua gugus menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan pembelajaran tatap muka(PTM) sesuai dengan standar operasional (SOP).

“Kami juga tidak bisa membuat PTM sendiri, harus izin dari gugus Covid-19 kabupaten. Kebetulan saya tim verifikasi PTM dari dinas pendidikan dari SD, MIN, SMP, SMU. Upaya kami saat ini melengkapi instrumen yang ada untuk PTM,” ujar dia.

Dikatakan, ada 11 poin yang harus dipenuhi saat PTM, salah satunya sarana dan prasarana Covid-19.

“Lalu kurikulum dan riwayat anak. Misalnya dari mana anak itu. Apakah sekolah pakai kendaraan atau jalan kaki dan sebagainya. Kami berupaya membekali kepala sekolah untuk kegiatan itu. Semoga PTM diperbolehkan dan kami sudah siapkan  dokumennya. Kebetulan kami sudah membuat kurikulum darurat covid, dan hari ini kamu sampaikan ke kecamatan. Hanya dibinaan saya saja, agar lebih efektif dan akan dilakukan kalau sudah disetujui gugus Covid, yang menunggu habis masa PKM atau sampai tanggan 8 januari 2021,” tandas Ely. (Olo)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook