Ribuan Ikan Mati di Situ Citongtut, Dua Perusahaan Disidak DLH

BOGOR, INDONEWS – Peristiwa ribuan ikan mati di situ terjadi lagi. Masyarakat sekitar dikejutkan oleh ribuan ikan yang mati secara tiba-tiba di rawa Situ Citongtut, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Warga menilai ikan-ikan itu mati karena Rawa Situ Citongtut tercemar limbah beracun dari pabrik yang tidak bertangung jawab.

Kepala Desa Cicadas, Dian Hermawan dan jajarannya bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa, langsung melakukan sidak ke lokasi. Sebelumnya Dian menyampaikan kepada Indonews, bahwa penelusuran di lokasi belum mendapatkan bukti yang akurat tentang adanya pencemaran situ tersebut, namun bisa dipastikan serta besar kemungkinan itu akibat tercemar limbah cair beracun dari perusahaan yang masuk ke Situ Citongtut.

Menurutnya, tidak mungkin situ atau tanah yang ada di badan situ itu mengeluarkan limbah beracun, itu tidak mungkin terjadi, entah disengaja atau tidak itu ada perusahaan yang membuang air limbah tersebut.

“Yang mati ikan di Situ Citongtut ini puluhan ribu. Tiga bulan lalu dari Dinas Perikanan Kabupaten Bogor menyumbangkan bibit ikan mujair dan nila, dari perusahaan aqua, desa dan kecamatan menyumbangkan bibit ikan di tiga bulan pertama tahun 2020 sangat disayangkan dengan adanya kejadian begini,” ujarnya.

Dian mengaku akan mengundang kurang lebih 17 perusahaan yang ada di Desa Cicadas yang membuang air limbah di aliran sungai yang menuju Setu Citongtut, karena sebelumnya pihaknya sudah membuat komitmen untuk menjaga alam.

“Kami tekankan pada perusahan-perusahaan tersebut bahwa wajib untuk menjaga alam, supaya Cicadas bersih dari limbah-limbah cair beracun yang saat ini sangat memprihatinkan khususnya di Desa Cicadas dan umumnya di Kecamatan Gunung Putri. Insha Allah akan kita tindaklanjuti,” terang kades Dian.

“Kasus ini sudah kami tindaklanjuti dan kami laporkan ke dinas lingkungan hidup kabupaten, langsung ke kadisnya meminta untuk cepat di proses, dan pesan saya pada semua element masyarakat agar bekerja sama bahu membahu dalam menjaga dan melestarikan alam,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Asnan AP menyampaikan bahwa DLH Kabupaten Bogor sudah melakukan sidak kedua perusahaan yang bergerak dibidang retail, di antaranya yang bergerak di bidang stofom dan lainnya.

“Sudah ditinjau Okfolnya. Saat kita tinjau memang air pembuanganya sudah bagus, tapi kami sudah ambil sample airnya dan akan diteliti juga di lab agar bisa tahu apakah dari hasil produksi itu atau tidak,” jelasnya, Kamis (4/2/2021).

“Yang jelas DLH akan terus memantau perusahaan-pPerusahaan yang membuang limbah cairnya ke media permukaan air Situ Citongtut Cicadas,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, tekait perusahaan buang limbah tidak sesuai baku mutunya, masih kemungkinan ada, namun pihaknya belum tahu karena harus proses dan penelitiannya harus menyeluruh.

“Dan di situ juga banyak masyarakat yang buang sampah, kemudian situ tersebut airnya surut, berlumpur dan mungkin oksigen juga jadi penyebabnya ikan pada mati,” tukasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook