INDEKS Menilai Surat AHY kepada Presiden Kekanakan

Sekretaris Jenderal Inti Demokrasi Kebangsaan (INDEKS), Ivan Roy Hutapea.

JAKARTA, INDONEWS – Menanggapi surat Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Jokowi yang meminta klarifikasi atas pertemuan Jenderal (Purn) Muldoko dengan beberapa orang Partai Demokrat, Sekretaris Jenderal Inti Demokrasi Kebangsaan (INDEKS), Ivan Roy Hutapea menilai sebagai sebuah sikap kekanakan dan terkesan cengeng.

“Mengaitkan pribadi pak Muldoko dengan Presiden Jokowi, itu ngawur, kekanakan dan terlihat cengeng. Ini seperti anak kecil yang takut berantam, lalu ngadu ke orang tua temannya, karena curiga orang tua temanya yang nyuruh berantam. AHY harus lebih arif, karena publik bisa menilai dewasa tidaknya dalam berpolitik,” ujar Ivan Roy.

Seperti ramai diberitakan sebelumnya tentang pertemuan Jenderal (purn) TNI Muldoko dengan sejumlah orang yang ditengarai orang-orang yang berafiliasi dengan partai Demokrat, mendapat respon dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau yang bisa disapa AHY, dengan mengirim surat kepada Presiden Jokowi untuk meminta klarifikasi.

Pertemuan tersebut sendiri sudah diklarifikasi oleh Muldoko yang menjelaskan bahwa pertemuan hanya silaturahmi biasa dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan Istana. Sebagai Kepala Staf Kepresidenan dan juga mantan Panglima TNI, Muldoko sering terlihat menghadiri, menyambangi berbagai kegiatan baik yang bersifat formal maupun non formal.

INDEKS sangat meyakini bahwa pertemuan Muldoko dengan semua pihak diluar kedinasan tidak terkait sama sekali dengan Presiden Jokowi. INDEKS juga meminta kepada semua pihak menggunakan cara-cara yang lebih elegan dan bermartabat dalam menggerek atau meningkatkan elektabilitasnya.

“Pak Muldoko itu pejabat publik yang mengharuskan banyak bertemu dengan berbagai kelompok masyarakat. Kalau ada orang partai curhat kondisi partainya kepada pihak luar, salahkan yang curhat dong, jangan yang dicurhati, lalu introspeksi diri,” pungkas Ivan Roy. (oloan)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook