Bongkar Kasus Narkotika, Satres Narkoba Polres Pandeglang Amankan 3 Tersangka

Tersangka dalam kasus narkotika berikut barang bukti yang diamankan polisi.

PANDEGLANG, INDONEWS – Satres Narkoba Polres Pandeglang, Polda Banten berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu dan berhasil mengamankan tiga orang tersangka, Kamis (11/2/2021).

Kapolda Banten, Irjen pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho melalui Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi, membenarkan bahwa pihaknya berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis shabu dan mengamankan 3 orang pelaku.

“Dua orang pelaku TF (38) dan AR (34) diamankan di Desa Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang pada Kamis tanggal 11 Februari 2021 sekira jam 12.50 WIB,”jelas Hamam Wahyudi, Minggu (14/2/2021).

Hamam menjelaskan, dari tangan pelaku didapatkan barang bukti 1 buah tas selempang warna cokelat yang didalamnya terdapat dua bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis shabu yang disimpan dalam amplop warna merah putih degan bruto 0,33 gram, seperangkat bong alat hisap shabu,  satu HP warna putih, dan 1 HP warna hitam.

“Dari keterangan pelaku, mereka mendapatkan narkotika jenis shabu dibeli dengan cara patungan dari MM,” sebut Hamam Wahyudi.

Lebih lanjut Hamam Wahyudi menjelaskan, pihak kepolisian melakukan penggembangan, lalu  menangkap SEF (32) di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang yang merupakan istri dari MM.

“Dalam penangkapan ini, didapatkan barang bukti berupa satu bungkus plastik warna hitam di dalamnya terdapat satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis shabu dengan berat bruto ± 0,39 gram, sebuah brangkas kecil warna hitam didalam brangkas berisi satu buah dompet warna hitam di dalamnya terdapat tiga bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis shabu dengan berat bruto ± 0,92 gram, satu buah dompet warna pink di dalamnya terdapat 12 bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis shabu dengan berat bruto ± 10,71 gram, sebuah dompet motif garis-garis didalamnya terdapat satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis shabu dengan berat bruto ± 10,13 gram dengan total barang bukti yang berhasil diamankan 16 bungkus kecil plastik bening dan satu bungkus besar plastik bening dengan total berat bruto 22,15 gram, dan terdapat 1 buah dompet warna merah di didalmnya terdapat 8 buah pipa kaca, sebuah bong alat hisap shabu, dua buah alat timbang digital, dan satu bungkus plastik hitam didalamnya tedapat sembilan pcs plastik klip kosong,” jelas Hamam.

Saat diintrogasi oleh tim narkotika, tambahnya, shabu tersebut milik MM suami SEF (32) yang sedang bekerja di Jakarta.

“Untuk pelaku TF (38) dan AR (34) dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1), Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, dan pelaku SEF (32) dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2), Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika,” jelas Hamam.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi mengimbau masyarakat  untuk menghindari narkoba dan mohon peran aktif tokoh masyarakat bisa membantu polisi dalam memberantas narkoba.

“Bentun bantuan bisa dengan cara melaporkan ke polisi terdekat, mengawasi perilaku anak-anak kita dan awasi rumah-rumah kontrakan yang rawan digunakan sebagai tempat transaksi narkotika,” ujarnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook