Pelaku Penyalahgunaan Bantuan Sosial Ditangkap Polisi

Kapolres Bogor, AKBP Harun saat memberikan keterangan pers tentang pengungkapan kasus penyalahgunaan bantuan sosial tunai.

BOGOR, INDONEWS – Seorang oknum perangkat desa terungkap sebagai Pelaku Penyalahgunaan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos terhadap 30 orang warga Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor (15/2/2021).

Aksi pengungkapan oleh Sat Reskrim Polres Bogor, bermula dari laporan pengaduan keluhan dari warga masyarakat penerima bantuan dengan nilai Bantuan Sosial senilai Rp. 54.000.000.

“Petugas telah berhasil mengungkap dan menangkap seorang pelaku oknum perangkat desa di Kecamatan Rumpin  berinisial LH dalam penyalahgunaan Dana Bantuan Sosial dari Kemensos,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Harun.

Tersangka LH (32 tahun) melakukan aksinya dengan memanipulasi data warga yang akan menerima bantuan bansos, di mana ada 15 orang di perintahkan untuk mencairkan dana bantuan sosial. Masing-masing orang ditugaskan mewakili  2 orang atau melakukan pengambilan bansos sebanyak dua kali.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, berhasil diamankan barang bukti dari tersangka LH yaitu satu lembar kwitansi, satu unit handphone dan 27 lembar surat undangan penerima bantuan sosial tunai.

“Tersangka akan dikenakan Pasal 43 ayat (1) UU RI Nomor 13 Tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin, di mana setiap orang yang menyalahgunakan dana penanganan fakir miskin dipidana dengan pindana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 500 juta rupiah,” jelas Harun. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook