Usulan Infrastruktur Mendominasi di Musrenbang Kecamatan Pontang

Musrenbang di Kecamatan Pontang.

SERANG, INDONEWS – Salah satu bentuk kepedulian Pemkab Serang, Banten walaupun situasi di tengah Pandemi Covid-19 masih belum normal dan kKarena sudah menjadi agenda tahunan serta sudah baku, maka Musywarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), dilaksanakan aturan untuk melaksanakan kegiatan dari tingkat desa hingga di tingkat kecamatan.

Dalam kesempatan ini, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang melaksanakan Musrenbang RKPD tahun 2022, digelar di aula kecamatan setempat.

Maksud dan tujuannya adalah agar seluruh aspirasi masyrakat yang sudah diusulkan di Musrenbang tingkat desa bisa menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran sesuai keinginan masyarakat setempat.

Selain itu, seluruh usulan masyarakat tersebut agar segera direalisasikan. Hal tersebut susuai pemaparan Camat Pontang, Drs. Heri Sosiawan MS.i, belum lama ini.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Serang Hj. RatuTatu Chasanah.SE.MA.k beserta rombongan BAPEDDA Kabupaten Serang, Karang Tarana, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD dan para Ketua RT/RW se Kecamatan Pontang.

“Kehadiran Bupati Serang tersebut adalah dalam rangka peninjauan dan sosialisasi normalisasi kali mati. Berkaitan kali mati tersebut, segera akan diadakan pengerukan yang direncanakan untuk pengadaan air bersih, terutama untuk masyarakat Pontang-Tirtayasa,” kata Heri.

Camat Pontang, Heri Sosiawan menambahkan, ada beberapa program prioritas dari seluruh usulan para kades. Selain pendidikan, kesehatan, serta ekonomi.

“Tapi yang sangat mendominasi adalah masalah infrastruktur. Terutama dari arah Desa Sukanaegara, kemudian Sukajaya dan Desa Pulo Kencana itu sangat rusak parah,” paparnya.

Karena progam Musrenbang ini menurut Heri bukan didanai dari anggaran DD, melainkan dari APBD, maka itu yang diprioritaskan.

Camat berharap dengan adanya Musrenbang tingkat kecamatan kedepanya dari seluruh usulan serta aspirasi msyarakat secepatnya bisa terlealisasi di tahun 2022.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Domas ,Ukon Hidayat saat dikonfirmasi IndoNews menjelaskan, pihaknya dengan terlaksananya musrenbang di tingkat Kecamatan Pontang ini sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya.

“Pasalnya dari seluruh usulan masyarakat selain pengedaman, seperti pengerjaan normalisasi di RT 01/RT12 sepanjang 2 Km dan irigasi kurang lebih 700 meter dari RT 06/RT 12,” katanya.

Bahkan, kedepannya Kades Ukon menganggarkan dan pengajuan untuk pembuatan 4 unit perahu nelayan dengan perunit akan menghabiskan anggaran Rp100 juta. Sebetulnya itu sudah selesai, berhubung dengan adanya Covid-19, maka pelaksanannya tertunda.

Ukon berharap, semoga Musrenbang ini akan menghasilkan dan bisa mendongkrak perekonomian dan pembangunan walaupun Covid-19 masih mengancam bersama.

“Pembangunan harus tetap diupayakan tepat sasaran dan secepat mungkin direalisasikan,” pungkasnya. (Asm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook