Launching SaMiSaDe Cileungsi, Bupati Ajak Masyarakat Awasi Program Ini

Di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan program bantuan keuangan khusus infrastruktur SaMiSaDe, Selasa (17/2/2021).

BOGOR, INDONEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mengucurkan dana Satu Milyar Satu Desa (Samisade) di 349 desa. Kucuran dana tersebut akan direalisasikan melalui Program SaMiSaDe pada tahun anggaran 2021.

Di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan program bantuan keuangan khusus infrastruktur SaMiSaDe, Selasa (17/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Ade Yasin menjelaskan program bantuan keuangan khusus untuk membangun proyek-proyek insfrastruktur atau meningkatkan integritasi dan koneksitivitas serta meningkatkan kualitas insfrastruktur.

“Di tahun 2021 ini, Pemkab Bogor sudah menganggarkan Rp 311,8 miliar untuk membangun jalan ataupun jembatan di 349 Desa, 38 Kecamatan dan 532 titik,” jelasnya.

Dikatakannya, bahwa program SaMiSaDe ini banyak ditunggu, demi meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

“Karena dengan mulusnya jalan, maka akses menuju objek pariwisata, sentra pertanian, sentra perekonomian lainnya, maka jalur distribusi pun tidak lagi menjadi hambatan,” katanya.

Wanita berusia 52 tahun ini juga menyampaikan, program SaMiSaDe selain untuk meningkatkan insfrastruktur juga berfungsi untuk mengurangi angka pengangguran, memupuk kesetiakawanan maupun efek positif lainnya.

“Jumlah anggaran, jumlah titik, jumlah desa dan jumlah kecamatan yang mendapatkan program SaMiSaDe pada tahun ini bisa saja bertambah. Saat ini Pemda Bogor sedang merefocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II,” jelas Ade.

“Kalau ada sisa anggaran, maka bisa saja kami menambah anggaran program SaMiSaDe ini,” tambahnya.

Ia juga menegaskan agar SaMiSaDe ini tepat sasaran oleh aparatur desa, maka pencairan, penggunaan dan laporannya baik atau harusnya diawasi oleh masyarakat, camat, inspektorat, kepolisian dan kejaksaan.

“Karena program ini untuk masyarakat, maka selain camat, inspektorat, kepolisian dan kejaksaan, masyarakat juga harus mengawasi. Tertangkapnya Kasi Pelayanan Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin oleh Kepolisian harus menjadi pembelajaran agar tidak terulang lagi,” ujarnya.

Ia berharap, dengan SaMiSaDe, Pemkab Bogor menjadi stimulus kebangkitan ekonomi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Selain itu kita juga harus menggalakkan kembali semangat kesetiakawanan dan gotong royong yang saat ini mulai memudar,” pungkasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook